setelah KHILAFAH = adalah ZAMAN DAJJAL {30 DAJJAL} ... zaman now/present time adalah era DAJJAL .. lalu ASSAAH/malapetaka BESAR --------- zaman dajjal /30 dajjal itu TIDAK BUTA mata sebelah .... BUKAN seperti dajjal terakhir yg dibunuh Isa yg BENTUK MENGERIKAN dan buta mata sebelah ---------- DAJJAL /30 dajjal sekarang itu DIKIRA MUKMIN oleh MUSLIM/buta qalbu/tidak bisa membedakan BENAR dan salah/ TAKLID BUTA /muslim BUIH... dikira mukmin oleh muslim 72 golongan ke NERAKA ---------- “Siapa yang mendengar (kedatangan) Dajjal hendaklah menjauhinya. Demi Allah, seorang laki-laki benar-benar akan mendatangi Dajjal dan MENGIRA bahwa ia adalah seorang MUKMIN (yang kuat imannya), lalu ia akan mengikuti setiap syubhat yang ditebarkannya.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad) --------------------- Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: وَإِنَّ بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ دَجَّالِينَ كَذَّابِينَ قَرِيبًا مِنْ ثَلَاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari Kiamat adalah munculnya para Dajjal pendusta, jumlah mereka hampir mencapai tiga puluh orang dan mereka semua akan mendakwakan dirinya seorang Nabi {"seperti DERAJAT NABI, diikuti orang banyak dan tidak ada yg menentang"}. (HR. Ibnu Majah)------------------ Dalam hadits lain disebutkan, dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ قَرِيبٌ مِنْ ثَلَاثِينَ دَجَّالِينَ كَذَّابِينَ كُلُّهُمْ يَقُولُ أَنَا نَبِيٌّ أَنَا نَبِيٌّ “Sebelum datangnya hari kiamat akan muncul sekitar tiga puluh Dajjal pendusta, mereka semua berkata: ‘Aku adalah seorang Nabi, aku adalah seorang Nabi.{"seperti DERAJAT NABI, diikuti orang banyak dan tidak ada yg menentang"}.” (HR. Ahmad)-------------------- Nabi telah bersabda, "Umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, dan mereka semua akan berada di neraka kecuali satu golongan." Para sahabat bertanya “Ya Rasulullah, golongan manakah yang akan selamat tersebut?” Kemudian beliau pun menjawab, "Ia adalah golonganku dan sahabat-sahabatku." HR Tirmidzi Nomor 171 ----------------- Dalam satu hadis Nabi S.A.W., baginda telah menggambarkan UMAT di AKHIR ZAMAN seperti BUIH.“Akan datang umat-umat yang berkerumunan ke atas kalian seperti kerumunannya orang-orang yang makan pada satu pinggan.” Maka seorang bertanya : “Apakah jumlah kami pada ketika itu sedikit?” Baginda s.a.w menjawab: “Bahkan jumlah kamu pada saat itu ramai. Akan tetapi keadaan kamu seperti buih-buih di lautan. Dan sesunguhnya Allah akan mencabut dari (hati) musuh-musuh kamu rasa takut terhadap kamu serta akan ditimpakan (penyakit) al-Wahn di dalam hati-hati kamu.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Apakah al-Wahn?” Nabi SAW menjawab: “Cinta kepada dunia dan takut mati.”(Sahih – Hadis riwayat Abu Daud, Kitab al-Malahim: Bab: Fi Tada al Umam ‘Alal Islam, jld. 4, ms. 484, no: 4297)

setelah KHILAFAH = adalah ZAMAN DAJJAL {30 DAJJAL} ... zaman now/present time adalah era DAJJAL .. lalu ASSAAH/malapetaka BESAR

Khilafah .. lalu 30 DAJJAL .. lalu ASSAAH/kiamat/bencana besar
--------------
Dari Hudzaifah bin al Yaman radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Orang-orang bertanya kepada Rasulullah mengenai kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau mengenai keburukan.”
Hudzaifah melanjutkan, “Wahai Rasulullah, apakah setelah kebaikan yang Allah berikan kepada kita ini, akan muncul keburukan setelahnya seperti masa-masa sebelumnya?”
Rasul menjawab, “Benar!”
Hudzaifah bertanya lagi, “Lalu bagaimana caranya selamat dari hal tersebut?”
Beliau menegaskan, “Dengan pedang!”
Hudzaifah melayangkan pertanyaan kembali, “Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan terjadi?”

Rasul menjelaskan, “Jika Allah mempunyai —KHALIFAH— di muka bumi, lalu dia memukul punggung dan mengambil hartamu, maka taatilah dia. Jika tidak begitu, maka matilah engkau dalam keadaan menggigit akar pohon (tidak taat dan pergi menyepi).”

Hudzaifah bertanya lagi, “Lalu apa yang akan terjadi?”
Rasul menjawab, “Akan muncul Dajjal dengan membawa sungai dan api. Siapa yang jatuh ke dalam apinya, maka ia akan mendapatkan pahala dan akan dihapus dosanya. Dan siapa yang jatuh ke dalam sungainya, maka ia akan mendapat dosa dan digugurkan pahalanya.”

Hudzaifah bertanya kembali, “Lalu apa lagi?”
Rasul menyebutkan, “KIAMAT akan terjadi.”
------------

setelah KHILAFAH adalah MALAPETAKA/ASSAAH/bencana besar
---------------------
„Abdullah ibnu Hawalah berkata, “Rasulullah (shallāllāhu „alaihi wasallam) bersabda, „Kalian akan menaklukkan Syam, Romawi, dan Persia, hingga salah seorang dari kalian akan memiliki unta sebanyak ini dan ini, sapi sebanyak ini dan ini, dan domba sebanyak ini dan ini, sampai salah seorang diberi seratus di-nar merasa tidak senang dengannya.‟ Kemudian beliau meletakkan tangan be-liau di atas kepalaku dan berkata, „Wahai Ibnu Hawalah, jika kamu melihat Khilafah telah datang ke Negeri Al-Quds (Syam), lalu gempa bumi, MALAPETAKA, dan perkara-perkara besar telah mendekat, maka Hari Kiamat pada waktu itu lebih dekat daripada jarak antara tanganku ini dari kepalamu.”
[Shahih: HR. Imam Ahmad, Abu Daud, dan Al-Hakim].

setelah NABI berkata KHILAFAH .. lalu Nabi "DIAM"
---------------
Dari Hudzaifah bin Al Yaman RA, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda :

تكون النبوة فيكم ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها ثم تكون خلافة على منهاج النبوة فتكون ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها إذا شاء الله أن يرفعها ثم تكون ملكا عاضا فيكون ما شاء الله أن يكون ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها ثم تكون ملكا جبرية فتكون ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها ثم تكون خلافة على منهاج النبوة ثم سكت

Adalah Kenabian (nubuwwah) itu ada di tengah-tengah kamu sekalian, yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang menempuh jejak kenabian (Khilafah ‘ala minhajin nubuwwah), yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Kekuasaan yang menggigit (Mulkan ‘Aadhdhon), yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Kekuasaan yang memaksa (diktator) (Mulkan Jabariyah), yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya, apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang menempuh jejak Kenabian (Khilafah ‘ala minhajin nubuwwah). Kemudian beliau (Nabi) diam.” (Musnad Ahmad, Juz IV, hlm, 273, nomor hadits 18.430. Hadits ini dinilai hasan oleh Nashiruddin Al Albani, Silsilah Al Ahadits Al Shahihah, 1/8; dinilai hasan pula oleh Syaikh Syu’aib Al Arna’uth, dalam Musnad Ahmad bi Hukm Al Arna’uth, Juz 4 no hadits 18.430; dan dinilai shahih oleh Al Hafizh Al ‘Iraqi dalam Mahajjah Al Qurab fi Mahabbah Al ‘Arab, 2/17).

 

<<< KIAMAT /ASSAAH/extinction/doomday/malapetaka = kematian miliaran manusia dalam waktu yg hampir bersamaan ... disebabkan HUJAN BURUK / HUJAN BATU dari langit dan efek hujan batu .. = malapetaka = semua bencana ditumpahkan ke muka bumi .. HR Abu Hurairah
------------------------------------- wallahua'lam ---------
>>>> kiamat Universe .... yg mereka pahami .... krn tidak IQRO saja .. tidak berusaha memahami
-----------------------------------------------------------------
Pada dekade-dekade hijriah setelah 1400 tahun hijriah hitunglah dekade itu dua {1420) dan tiga {1430} ………, akan muncul Al Mahdi,ia memerangi seluruh dunia,bersatu padu memeranginya orang-orang yg tersesat{{ket= * “sudah terjadi” Irak war, Syam war – sampai sekarang {2014}}= Nasrani), orang-orang yg dimurkai {{ket= * “sudah terjadi” Gaza War- 2014}=Yahudi) serta orang-orang yg keterlaluan keMUNAFIKannya di negeri Isra’ Mi’raj {=SYIAH dan negara-negara munafik } di dekat Gunung Magedon.Akan keluar menghadapinya RATU DUNIA dan tipu muslihat,pezina namanya amirika {=America}. Ia MERAYU DUNIA pada hari itu dalam KESESATAN DAN KEKAFIRAN.{ket= * “sudah terjadi” 2014} } Yahudi dunia ketika itu berada di puncak ketinggian,menguasai AL QUDS dan KOTA SUCI. {ket= * “sudah terjadi” 2014}

—-SELURUH NEGERI datang dari LAUT,DAN UDARA—– kecuali negeri-negeri salju yg sangat dingin dan negeri-negeri panas yg sangat panas {ket= * “sudah terjadi” -koalisi- 2014 sampai sekarang 2016} .
------------------------------------------------------
<<<, yang AKAN SEGERA ….. terjadi = HUJAN BATU/hujan buruk >>>>>
---------------------------------------------------------
Al Mahdi melihat bahwa seluruh dunia sedang membuat tipu muslihat jahat terhadapnya dan meyakini bahwa Allah bisa membuat tipu muslihat yg lebih lihai. Ia yakin bahwa seluruh alam adalah pohon baginya,akan dikuasainya sejak ranting hingga akarnya….., MAKA Allah MELEMPARI {waktu = ” … TAK Mungkin lama dari peristiwa SEBELUMnya yang SUDAH terjadi”} mereka dg anak panah yg “paling DAHSYAT”, yg membakar bumi,laut dan langit mereka. Langitpun menurunkan HUJAN yg BURUK dan seluruh penduduk bumi mengutuk semua orang kafir di bumi dan Allah mengizinkan hilangnya semua kekufuran” … HR ABu Hurairah
---------------------
<<< KIAMAT = kematian miliaran manusia dalam waktu yg hampir bersamaan ... disebabkan HUJAN BURUK / HUJAN BATU dari langit dan efek hujan batu .. = malapetaka = semua bencana ditumpahkan ke muka bumi
>>>>
---------------------------------------------------------
BISA … hidup …. setelah Batsyah …. SUDAH super Hebat sekali (… sehingga disebut SIKSA mengerikanuntuk semua MANUSIA bumi (almost Wahn dan Cinta dunia sangat besar)} … efek; GEMPA BESAR yg lama, banyak sekali gunung meletus tiba-tiba, Tsunami, Addukhan <<< akibat BATSYAH (lemparan)
-----------------
Al Mahdi melihat bahwa SIKSA Allah sangat MENGERIKAN dan bahwa JANJI Allah benar-benar telah datang dan tidak diakhirkan lagi. Kemudian Allah melempari mereka dengan LEMPARAN yang dahsyat. Bumi, lautan dan langit terbakar, untuk mereka, dan langit menurunkan hujan yang sangat buruk. Seluruh penduduk bumi mengutuk orang kafir dunia, dan Allah mengizinkan lenyapnya seluruh orang kafir di Perang DAJJAL, dan perangnya terjadi di negeri Syam (SURIAH) dan kejahatan……HR Abu Hurairah-----------------------

jika DIA (“laki-laki itu”) ….. dari sisi ENGKAU … HUJANilah kami BATU …
----------
<<<< ,,,, huwa = هُوَ dia laki-laki…..
------------------------
dan ketika وَإِذْ mereka berkata قَالُو ya Allah ا۟ ٱللَّـهُمَّ jika إِن adalah كَانَ ini هٰذَا DIA هُوَ (“LAKI-LAKI itu”) benar ٱلْحَقَّ dari مِنْ sisi Engkau عِندِكَ HUJANILAH فَأَمْطِرْ atas kami عَلَيْنَا BATU حِجَارَةً dari مِّنَ LANGIT ٱلسَّمَآءِ atau أَوِ datangkan kepada kami ٱئْتِنَا dengan ADZAB بِعَذَابٍ sangat PEDIH أَلِيمٍ ﴾ Al Anfaal:32 ﴿
-----------------------
<<< … mereka telah mengetahui DIA (laki-laki itu/Al Mahdi) …. dan mereka jg TAHU … HUJAN BATU akan datang …..>>>>
------------------
Dari Abi Bashir meriwayatkan, Abu Abdillah berkata,‘Di saat akan datangnya Imam Mahdi, manusia akan diuji dengan bencana KELAPARAN, keselamatan jiwanya (Many People Death), kemiskinan harta, jiwa dan pangan

Diriwayatkan oleh Ka’ab r.a. Juga, “Celakalah Bani ‘Abbas, ketika muncul sebuah bintang di perut langit, goncangan dan keruntuhan. Kesemuanya itu terjadi pada bulan Ramadhan. Warna merah akan terjadi di antara lima hingga dua puluh Ramadhan, sedangkan goncangan akan terjadi di antara pertengahan bulan Ramadan hingga dua puluh haribulan”. Keruntuhan akan terjadi antara dua puluh hingga dua puluh empat Ramadhan. Dan sebuah bintang akan terlempar, bersinar seperti bulan, lalu berlingkar seperti lingkaran ular, hingga kepala dan ekornya seakan-akan hampir bertemu antara satu sama lain. Bintang berekor itu meluncur dari langit, diiringi suara keras sehinggalah ia terjatuh di sebelah timur, dan MANUSIA akan ditimpa MALAPETAKA yang DAHSYAT.

Sahabat Nabi Ali . mengungkapkan dalam catatannya (Jufr Ahmar), “Kedatangan Al-Mahdi akan di dahului oleh kemunculan bintang yang ekornya menakjubkan, bukan seperti bintang yang kamu lihat muncul setiap dua pertiga pada satu dekad (sepuluh tahun), dan bukan juga bintang yang muncul pada dua pertiga abad, dan bukan juga bintang yang muncul setiap abad. Tetapi ia adalah bintang berabad-abad, yang diliputi api, salji, udara dan tanah. Ekornya memanjang, kelajuannya seperti kelajuan cahaya matahari ketika menyongsong fajar. Hujung depannya bertemu dengan hujung belakangnya seperti lingkaran raksasa, memancarkan sinar terang dalam langit yang gelap seperti matahari yang terbit. Kemudian bintang itu akan kembali beredar pada orbitnya. Setelah itu akan datang banyak MALAPETAKA dan KEMATIAN (=catastrophe) yang merupakan keuntungan bagi orang-orang yang baik, dan ia merupakan kerugian bagi orang-orang yang jahat”.

---------------

zaman dajjal /30 dajjal itu TIDAK BUTA mata sebelah .... BUKAN seperti dajjal terakhir yg dibunuh Isa yg BENTUK MENGERIKAN dan buta mata sebelah
----------
DAJJAL /30 dajjal sekarang itu DIKIRA MUKMIN oleh MUSLIM/buta qalbu/tidak bisa membedakan BENAR dan salah/ TAKLID BUTA /muslim BUIH... dikira mukmin oleh muslim 72 golongan ke NERAKA
----------
Siapa yang mendengar (kedatangan) Dajjal hendaklah menjauhinya. Demi Allah, seorang laki-laki benar-benar akan mendatangi Dajjal dan MENGIRA bahwa ia adalah seorang MUKMIN (yang kuat imannya), lalu ia akan mengikuti setiap syubhat yang ditebarkannya.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad) ---------------------

Rasulullah shallallaahualaihi wa sallam bersabda:

وَإِنَّ بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ دَجَّالِينَ كَذَّابِينَ قَرِيبًا مِنْ ثَلَاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ

Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari Kiamat adalah munculnya para Dajjal pendusta, jumlah mereka hampir mencapai tiga puluh orang dan mereka semua akan mendakwakan dirinya seorang Nabi {"seperti DERAJAT NABI, diikuti orang banyak dan tidak ada yg menentang"}. (HR. Ibnu Majah)------------------

 

Dalam hadits lain disebutkan, dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahualaihi wasallam, beliau bersabda:

بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ قَرِيبٌ مِنْ ثَلَاثِينَ دَجَّالِينَ كَذَّابِينَ كُلُّهُمْ يَقُولُ أَنَا نَبِيٌّ أَنَا نَبِيٌّ

Sebelum datangnya hari kiamat akan muncul sekitar tiga puluh Dajjal pendusta, mereka semua berkata: ‘Aku adalah seorang Nabi, aku adalah seorang Nabi.{"seperti DERAJAT NABI, diikuti orang banyak dan tidak ada yg menentang"}.” (HR. Ahmad)--------------------

Nabi telah bersabda, "Umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, dan mereka semua akan berada di neraka kecuali satu golongan." Para sahabat bertanya “Ya Rasulullah, golongan manakah yang akan selamat tersebut?” Kemudian beliau pun menjawab, "Ia adalah golonganku dan sahabat-sahabatku." HR Tirmidzi Nomor 171
-----------------

Dalam satu hadis Nabi S.A.W., baginda telah menggambarkan UMAT di AKHIR ZAMAN seperti BUIH.“Akan datang umat-umat yang berkerumunan ke atas kalian seperti kerumunannya orang-orang yang makan pada satu pinggan.” Maka seorang bertanya : “Apakah jumlah kami pada ketika itu sedikit?”
Baginda s.a.w menjawab: “Bahkan jumlah kamu pada saat itu ramai. Akan tetapi keadaan kamu seperti buih-buih di lautan. Dan sesunguhnya Allah akan mencabut dari (hati) musuh-musuh kamu rasa takut terhadap kamu serta akan ditimpakan (penyakit) al-Wahn di dalam hati-hati kamu.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Apakah al-Wahn?” Nabi SAW menjawab: “Cinta kepada dunia dan takut mati.”(Sahih – Hadis riwayat Abu Daud, Kitab al-Malahim: Bab: Fi Tada al UmamAlal Islam, jld. 4, ms. 484, no: 4297)
--------------------------------------
<<<<< BUIH adalah = MANUSIA-MANUSIA (kumpulan manusia yang sangat BANYAK sekali, … bahkan, BUIH itu adalah Umat Nabi Muhammad (beragama ISLAM) akhir zaman (present time) >>>>>>>

……………………………… “buih” DALAM Al Qur’an ………………………………
﴾ Ar Ra’du:16 ﴿
Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah”. Katakanlah: “Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?”. Katakanlah: “Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah: “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”.

﴾ Ar Ra’du:17 ﴿
Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa BUIH yang MENGAMBANG. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang BENAR dan yang BATHIL. Adapun buih itu, akan HILANG sebagai sesuatu yang TAK ada HARGAnya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.

﴾ Ar Ra’du:18 ﴿
Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang TIDAK memenuhi SERUAN Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya HISAB yang BURUK dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.

﴾ Ar Ra’du:19 ﴿
Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,

……………….. BUIH …. sangat banyak 72 golongan …………………

….. 72 golongan masuk NERAKA (banyak sekali … tetapi hanya BUIH) …………..

Ibnu Hibban dan Asy-Syathibi dalam Al-I’tisham 2:189 menshahihkan hadits ini. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam kitab Silsilah Ash-Shahiihah no. 203 dan Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2128.
Dari Abu ‘Aamir Al-Huzaniy, dari Mu’awiyyah bin Abi Sufyan bahwasannya ia (Mu’awiyyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata : Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah bediri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda : “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, dan sesungguhnya UMAT INI {=umat nabi Muhammad/ orang Islam) akan terpecah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan. (Adapun) yang tujuh puluh dua (72) akan masuk NERAKA dan satu (1) golongan akan masuk SURGA, yaitu ”Al-Jama’ah”.

….. BUIH ……. TIDAK “mengikuti” seruan Tuhan ……..

SERUAN Tuhan = MENGIKUTI/mentaati dan menjalankan (follower) PERINTAH Allah melalui RASUL-nya (contoh dari RASUL dan SAHABAT Nabi)

﴾ Al Anfaal:24 ﴿
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah SERUAN ALLAH dan SERUAN RASUL apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.

﴾ Ibrahim:44 ﴿
Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: “Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi SERUAN ENGKAU dan AKAN MENGIKUTI RASUL-RASUL”. (Kepada mereka dikatakan): “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?

﴾ Al Anbiyaa:45 ﴿
Katakanlah (hai Muhammad): “Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada kamu sekalian dengan wahyu dan TIADALAH ORANG-ORANG YANG TULI MENDENGAR SERUAN, apabila MEREKA DIBERI PERINGATAN”

﴾ Ar Ruum:52 ﴿
Maka Sesungguhnya KAMU TIDAK AKAN SANGGUP menjadikan orang-orang yang MATI ITU DAPAT MENDENGAR, dan menjadikan orang-orang yang TULI DAPAT MENDENGAR SERUAN, apabila mereka itu berpaling membelakang.

﴾ Asy Syuura:47 ﴿
PATUHILAH SERUAN TUHANMU sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu TIDAK MEMPEROLEH TEMPAT BERLINDUNG PADA HARI ITU (kiamat universe /akhirat) DAN TIDAK (PULA) DAPAT MENGINGKARI (dosa-dosamu).

 

berbagai sumber

 

 

Views All Time
Views All Time
708
Views Today
Views Today
3

Hits: 193

5 Comments

  1. Author

    …….. BUIH …. sangat banyak 72 golongan …………………

    ….. 72 golongan masuk NERAKA (banyak sekali … tetapi hanya BUIH) …………..

    Ibnu Hibban dan Asy-Syathibi dalam Al-I’tisham 2:189 menshahihkan hadits ini. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam kitab Silsilah Ash-Shahiihah no. 203 dan Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2128.
    Dari Abu ‘Aamir Al-Huzaniy, dari Mu’awiyyah bin Abi Sufyan bahwasannya ia (Mu’awiyyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata : Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah bediri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda : “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, dan sesungguhnya UMAT INI {=umat nabi Muhammad/ orang Islam) akan terpecah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan. (Adapun) yang tujuh puluh dua (72) akan masuk NERAKA dan satu (1) golongan akan masuk SURGA, yaitu ”Al-Jama’ah”.

    ….. BUIH ……. TIDAK “mengikuti” seruan Tuhan ……..

    SERUAN Tuhan = MENGIKUTI/mentaati dan menjalankan (follower) PERINTAH Allah melalui RASUL-nya (contoh dari RASUL dan SAHABAT Nabi)

    ﴾ Al Anfaal:24 ﴿
    Hai orang-orang yang beriman, penuhilah SERUAN ALLAH dan SERUAN RASUL apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.

    ﴾ Ibrahim:44 ﴿
    Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: “Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi SERUAN ENGKAU dan AKAN MENGIKUTI RASUL-RASUL”. (Kepada mereka dikatakan): “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?

    ﴾ Al Anbiyaa:45 ﴿
    Katakanlah (hai Muhammad): “Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada kamu sekalian dengan wahyu dan TIADALAH ORANG-ORANG YANG TULI MENDENGAR SERUAN, apabila MEREKA DIBERI PERINGATAN”

    ﴾ Ar Ruum:52 ﴿
    Maka Sesungguhnya KAMU TIDAK AKAN SANGGUP menjadikan orang-orang yang MATI ITU DAPAT MENDENGAR, dan menjadikan orang-orang yang TULI DAPAT MENDENGAR SERUAN, apabila mereka itu berpaling membelakang.

    ﴾ Asy Syuura:47 ﴿
    PATUHILAH SERUAN TUHANMU sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu TIDAK MEMPEROLEH TEMPAT BERLINDUNG PADA HARI ITU (kiamat universe /akhirat) DAN TIDAK (PULA) DAPAT MENGINGKARI (dosa-dosamu).

  2. Author

    apakah aku/kamu merasa BERGUNA .. bagi Agama Allah ? .... apa yg TELAH aku/kamu LAKUKAN .. utk agama Allah ??
    -------------------------------- kok .. selalu MINTA SURGA Allah ?
    -------------------- kita termasuk BUIH atau beriman ... tergantung AMAL/perbuatan/yg kita lakukan utk agama Allah ini !!
    -----------------------
    “BUIH” …. = sesuatu yang AKAN “HILANG” (extinction), sesuatu yang TAK ada HARGAnya …. yang memberi MANFAAT kepada manusia, maka ia TETAP DI BUMI { Ar Ra’du:17}
    ................................... BUIH, al wahn, dan MUSLIM 72 golongan .......
    BUIH adalah = MANUSIA-MANUSIA (kumpulan manusia yang sangat BANYAK sekali, … bahkan BUIH itu adalah Umat Nabi Muhammad (beragama ISLAM) akhir zaman (present time)
    ……………………BUIH, al wahn, dan MUSLIM 72 golongan .......
    ..............................................................................
    >>> apakah SAMA orang BUTA dengan orang yang dapat MELIHAT ??? { Ar Ra’du:16}

    >>>> Hanyalah orang-orang yang berAKAL saja yang dapat mengambil PELAJARAN, { Ar Ra’du:19 }

    >>> orang-orang yang memenuhi SERUAN Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang BAIK { Ar Ra’du:18}

    < <<<….. orang-orang yang TIDAK MEMENUHI SERUAN Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, NISCAYA mereka akan MENEBUS DIRINYA dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya HISAB YANG BURUK dan tempat KEDIAMAN MEREKA ialah JAHANAM dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman. { Ar Ra’du:18}…………………………………… BUIH {= al wahn/ cinta dunia & takut mati}Dalam satu hadis Nabi S.A.W., baginda telah menggambarkan umat di akhir zaman seperti buih.“Akan datang umat-umat yang berkerumunan ke atas kalian seperti kerumunannya orang-orang yang makan pada satu pinggan.” Maka seorang bertanya : “Apakah jumlah kami pada ketika itu sedikit?”Baginda s.a.w menjawab: “Bahkan jumlah kamu pada saat itu ramai. Akan tetapi keadaan kamu seperti buih-buih di lautan. Dan sesunguhnya Allah akan mencabut dari (hati) musuh-musuh kamu rasa takut terhadap kamu serta akan ditimpakan (penyakit) al-Wahn di dalam hati-hati kamu.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Apakah al-Wahn?” Nabi SAW menjawab: “Cinta kepada dunia dan takut mati.”(Sahih – Hadis riwayat Abu Daud, Kitab al-Malahim: Bab: Fi Tada al Umam ‘Alal Islam, jld. 4, ms. 484, no: 4297)…………………………………… 72 golongan masuk NERAKA (banyak sekali … tetapi hanya BUIH) dan HANYA 1 golongan SURGAbnu Hibban dan Asy-Syathibi dalam Al-I’tisham 2:189 menshahihkan hadits ini. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam kitab Silsilah Ash-Shahiihah no. 203 dan Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2128.Dari Abu ‘Aamir Al-Huzaniy, dari Mu’awiyyah bin Abi Sufyan bahwasannya ia (Mu’awiyyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata : Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah bediri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda : “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, dan sesungguhnya UMAT INI {=umat nabi Muhammad/ orang Islam)akan terpecah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan. (Adapun) yang tujuh puluh dua (72) akan masuk NERAKA dan satu (1) golongan akan masuk SURGA, yaitu ”Al-Jama’ah”.…………………………………………………. BUIH {= bukan LOGAM = MENGAMBANG, ringan Timbangan-nya = AKAN HILANG = tak ada harganya}﴾ Ar Ra’du:16 ﴿Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah”. Katakanlah: “Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?”. Katakanlah: “Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah: “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”.﴾ Ar Ra’du:17 ﴿Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.﴾ Ar Ra’du:18 ﴿Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.﴾ Ar Ra’du:19 ﴿Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,…………………………………. SERUAN Tuhan = MENGIKUTI/mentaati dan menjalankan (follower) PERINTAH Allah melalui RASUL-nya (contoh dari RASUL dan SAHABAT Nabi)﴾ Al Anfaal:24 ﴿Hai orang-orang yang beriman, penuhilah SERUAN ALLAH dan SERUAN RASUL apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.﴾ Ibrahim:44 ﴿Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: “Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi SERUAN ENGKAU dan AKAN MENGIKUTI RASUL-RASUL”. (Kepada mereka dikatakan): “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?﴾ Al Anbiyaa:45 ﴿Katakanlah (hai Muhammad): “Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada kamu sekalian dengan wahyu dan TIADALAH ORANG-ORANG YANG TULI MENDENGAR SERUAN, apabila MEREKA DIBERI PERINGATAN”﴾ Ar Ruum:52 ﴿Maka Sesungguhnya KAMU TIDAK AKAN SANGGUP menjadikan orang-orang yang MATI ITU DAPAT MENDENGAR, dan menjadikan orang-orang yang TULI DAPAT MENDENGAR SERUAN, apabila mereka itu berpaling membelakang.﴾ Asy Syuura:47 ﴿PATUHILAH SERUAN TUHANMU sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu TIDAK MEMPEROLEH TEMPAT BERLINDUNG PADA HARI ITU (kiamat universe /akhirat) DAN TIDAK (PULA) DAPAT MENGINGKARI (dosa-dosamu).>>>>> ………….. yang BENAR (dan dekat HARI KIAMAT (assaah))
    Rasulullah Saw lewat riwayat Jabir Ibnu Abdullah bersabda :
    Akan ada generasi penerus dari umatku yang akan MEMPERJUANGKAN yang BENAR,
    kamu akan mengetahui mereka nanti pada HARI KIAMAT, dan KEMUDIAN Isa bin Maryam akan datang, dan orang-orang akan berkata, “Wahai Isa, pimpinlah jamaa’ah (sholat), ia akan berkata, “Tidak, kamu memimpin satu sama lain, Allah memberikan kehormatan pada umat ini (Islam) bahwa tidak seorang pun akan memimpin mereka kecuali Rasulullah SAW dan orang-orang mereka sendiri.

    >>>> …………… seperti SAHABAT NABI
    Bahwasannya bani Israel telah berfirqah sebanyak 72 firqah dan akan berfirqah umatku sebanyak 73 firqah, semuanya akan masuk Neraka kecuali satu.” Sahabat-sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya: “Siapakah yang satu itu Ya Rasulullah? ” Nabi menjawab: ” Yang satu itu ialah orang yang BERPEGANG SEBAGAI PEGANGANKU dan pegangan SAHABAT-SAHABATKU.” HR Imam Tirmizi.

  3. Author

    >>> orang-orang yang memenuhi SERUAN Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang BAIK { Ar Ra’du:18}

    <<<<….. orang-orang yang TIDAK MEMENUHI SERUAN Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, NISCAYA mereka akan MENEBUS DIRINYA dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya HISAB YANG BURUK dan tempat KEDIAMAN MEREKA ialah JAHANAM dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman. { Ar Ra’du:18} …………………………………… BUIH {= al wahn/ cinta dunia & takut mati} Dalam satu hadis Nabi S.A.W., baginda telah menggambarkan umat di akhir zaman seperti buih. “Akan datang umat-umat yang berkerumunan ke atas kalian seperti kerumunannya orang-orang yang makan pada satu pinggan.” Maka seorang bertanya : “Apakah jumlah kami pada ketika itu sedikit?” Baginda s.a.w menjawab: “Bahkan jumlah kamu pada saat itu ramai. Akan tetapi keadaan kamu seperti buih-buih di lautan. Dan sesunguhnya Allah akan mencabut dari (hati) musuh-musuh kamu rasa takut terhadap kamu serta akan ditimpakan (penyakit) al-Wahn di dalam hati-hati kamu.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Apakah al-Wahn?” Nabi SAW menjawab: “Cinta kepada dunia dan takut mati.” (Sahih – Hadis riwayat Abu Daud, Kitab al-Malahim: Bab: Fi Tada al Umam ‘Alal Islam, jld. 4, ms. 484, no: 4297) …………………………………… 72 golongan masuk NERAKA (banyak sekali … tetapi hanya BUIH) dan HANYA 1 golongan SURGA bnu Hibban dan Asy-Syathibi dalam Al-I’tisham 2:189 menshahihkan hadits ini. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam kitab Silsilah Ash-Shahiihah no. 203 dan Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2128. Dari Abu ‘Aamir Al-Huzaniy, dari Mu’awiyyah bin Abi Sufyan bahwasannya ia (Mu’awiyyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata : Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah bediri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda : “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, dan sesungguhnya UMAT INI {=umat nabi Muhammad/ orang Islam)akan terpecah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan. (Adapun) yang tujuh puluh dua (72) akan masuk NERAKA dan satu (1) golongan akan masuk SURGA, yaitu ”Al-Jama’ah”.

  4. Author

    PENOLONG “kamu” {kamu = orang ISLAM/ muslim} adalah ALLAH, RASUL-Nya, dan orang-orang BERIMAN …. saja. {orang ISLAM dan orang BERIMAN = berbeda}
    --------------
    ﴾ Al Maidah:55 ﴿
    Sesungguhnya penolong KAMU hanyalah ALLAH, RASUL-Nya, dan orang-orang yang BERIMAN, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).
    ----------------------------------------
    < << PENOLONG orang-orang Islam … “BUKAN” … orang-orang KAFIR, MUSYRIK, MUNAFIK, FASIK, AL wahn, atau BUIH….. atau 72 golongan >>>
    ----------------------------------
    “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (QS. An-Nahl : 36).... KUFFAR/kafir diikuti semuanya .... hukum, aturan, gaya hidup, perilaku .. semuanya .... ditiru MUSLIM.

    ref:
    ﴾ At Taubah:68 ﴿
    Allah mengancam orang-orang MUNAFIK laki-laki dan perempuan dan orang-orang KAFIR dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal.
    ---------------------------
    ﴾ An Nisaa:48 ﴿
    Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa SYIRIK, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang memperSEKUTUkan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
    ﴾ An Nisaa:116 ﴿
    Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
    --------------------------------------------
    ref FASIK …. dan kenapa FASIK!!! … fasik = percaya akan adanya Allah, percaya akan kebenaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW tetapi dalam tindak perbuatannya mereka mengingkari terhadap Allah dan hukumNya, selalu berbuat kerUsakan dan kemaksiatan.
    ---------------
    ﴾ At Taubah:96 ﴿
    Mereka akan bersumpah kepadamu, agar kamu ridha kepada mereka. Tetapi jika sekiranya kamu ridha kepada mereka, sesungguhnya Allah tidak ridha kepada orang-orang yang FASIK itu.
    ﴾ Yunus:33 ﴿
    Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang FASIK, karena sesungguhnya mereka tidak beriman.

    ref :
    Dari Tsauban ra mantan budak Rasulullah saw, dia berkata : Rasulullah saw bersabda, “Hampir-hampir umat-umat kafir saling menyeru untuk menyerang kalian dari segenap penjuru, sebagaimana orang-orang (yang lapar) sedang mengerumuni hidangan makanan.”. Dia (Tsauban ra) berkata, kami (para sahabat) bertanya , “Wahai Rasulullah, apakah pada waktu itu kami sedikit ?.” Jawab Nabi saw, ” Tidak, bahkan pada waktu itu kalian berjumlah banyak, akan tetapi kalian seperti BUIH. Dan sungguh Allah akan mencabut dari hati musuh-musuh kalian rasa takut pada kalian. Dan sungguh Allah akan mencampakkan AL-WAHN ke dalam hati-hati kalian.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Wahai Rasulullah , apakah itu al-wahn ?” Nabi saw menjawab, ” Cinta dunia dan takutkan mati .”

    (Hadits ini derajatnya shahih , dikeluarkan oleh : Imam Ahmad (Al-Musnad 5/278), Abu Daud (Sunan 4/111 hadits 4297), Al- AlBaani (Silsilah al-Ahaadits ash-Shahihah, 2/647-648)

    Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sungguh akan terjadi pada ummatku, apa yang telah terjadi pada ummat bani Israil sedikit demi sedikit, sehingga jika ada di antara mereka (Bani Israil) yang menyetubuhi ibunya secara terang-terangan, maka niscaya akan ada pada ummatku yang mengerjakan itu. Dan sesungguhnya bani Israil berpecah menjadi tujuh puluh dua millah, semuanya di Neraka kecuali satu millah saja dan ummatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga millah, yang semuanya di Neraka kecuali satu millah.’ (para Shahabat) bertanya, ‘Siapa mereka wahai Rasulullah?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Apa yang aku dan para Shahabatku berada di atasnya.’”
    =========================
    >>“mereka MENGAKU beriman kepada Allah” … padahal mereka “pengikut Thaghut” (An Nisaa:60)….>>> Mereka di cap Allah = munafik (An Nisaa:61)
    …………..Tauhid Syarat Diterima Amal………………….

    menyebabkan MUSLIM 72 golongan ke NERAKA
    .......................................................
    Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :

    “Orang-orang Yahudi terpecah kedalam 71 atau 72 golongan, demikian juga orang-orang Nasrani, dan umatku akan terbagi kedalam 73 golongan.” HR. Sunan Abu Daud.

    Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Orang-orang Bani Israil akan terpecah menjadi 71 golongan dan umatku akan terpecah kedalam 73 golongan, seluruhnya akan masuk neraka, kecuali satu, yaitu Al-Jamaa’ah. HR. Sunan Ibnu Majah.
    …………………………………
    Bahwasannya bani Israel telah berfirqah {golongan} sebanyak 72 firqah dan akan berfirqah umatku sebanyak 73 firqah, semuanya akan masuk Neraka kecuali satu.” Sahabat-sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya: “Siapakah yang satu itu Ya Rasulullah?
    ” Nabi menjawab: ” Yang satu itu ialah orang yang berpegang sebagai peganganku dan pegangan sahabat-sahabatku.” HR Imam Tirmizi.
    …………………………………………….

    ﴾ An Nisaa:60 ﴿Apakah kamu tidak memperhatikan ORANG-ORANG YANG MENGAKU DIRINYA TELAH BERIMAN kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak BERHAKIM KEPADA THAGHUT, padahal MEREKA TELAH DIPERINTAH MENGINGKARI THAGHUT ITU. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.

    ﴾ An Nisaa:61 ﴿
    Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang-orang MUNAFIK menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.
    وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا۟ إِلَىٰ مَآ أَنزَلَ ٱللَّـهُ وَإِلَى ٱلرَّسُولِ رَأَيْتَ ٱلْمُنٰفِقِينَ يَصُدُّونَ عَنكَ صُدُودًا ﴿النساء:٦١﴾

    ﴾ An Nisaa:48 ﴿ <<< syirik = menyembah selain Allah … “menyembah” THAGHUT {=”mengikuti semua perintah, berHAKIM, berkawan, koalisi THAGHUT}, … thaghut = kawan syetanSesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang MEMPERSEKUTUKAN ALLAH, MAKA SUNGGUH IA TELAH BERBUAT DOSA YANG BESAR.====================“Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (QS. An-Nahl : 36).... KUFFAR/kafir diikuti semuanya .... hukum, aturan, gaya hidup, perilaku .. semuanya .... ditiru MUSLIM.Menjadi seorang muslim adalah menjadi seorang muwahhid (ahli Tauhid). Tauhid merupakan pesan abadi para utusan Allah سبحانه و تعالى kepada umat manusia dari zaman ke zaman.وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولاأَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَDan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (QS. An-Nahl [16] : 36)Pesan ini dibawa oleh setiap Nabi dan Rasul Allah sepanjang masa. Setiap umat telah mendengar pesan abadi para Rasul Allah ini. Suatu pesan yang ibarat coin bersisi ganda. Ada sisi keharusan menyembah Allah سبحانه و تعالى semata dan sisi lainnya ialah menjauhi Thaghut.Adapun menurut istilah syariat, definisi yang terbaik adalah yang disebutkan Ibnul Qayyim rahimahullah: “(Thaghut) adalah setiap sesuatu yang melampui batasannya, baik yang disembah (selain Allah Subhanahu wa Ta’ala), atau diikuti atau ditaati (jika dia ridha diperlakukan demikian).”Definisi lain, thaghut adalah segala sesuatu yang diibadahi selain Allah (dalam keadaan dia rela). Menurut Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah di dalam kajiannya mengenai Tauhid bahwa Thaghut itu mencakup banyak hal. Namun pimpinannya ada lima, yaitu:1. Iblis atau syetan2. Penguasa yang zalim3. Orang yang memutuskan perkara dengan aturan selain apa yang telah Allah سبحانه و تعالى turunkan4. Orang yang mengaku mengetahui perkara yang ghaib selain Allah سبحانه و تعالى5. Orang yang diibadati selain Allah dan dia rela dengan peribadatan itu.Orang tidak dikatakan beriman kepada Allah sehingga dia kufur (ingkar) kepada thaghut, sebab kufur kepada thaghut adalah separuh dari kalimat Tauhid لآ إله إلا الله. Dan ingkar kepada thaghut harus mencakup segala jenis thaghut, bukan sebagian saja. Bila seorang muslim beriman kepada Allah سبحانه و تعالى seraya mengingkari segala bentuk thaghut yang ada, niscaya sempurnalah imannya. Ia disebut seorang muwahhid (ahli Tauhid) sejati.مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُوَكَفَرَ بِمَا يُعْبَدُمِنْ دُونِ اللَّهِ حَرُمَ مَالُهُوَدَمُهُ وَحِسَابُهُ عَلَى اللَّهِRasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Barangsiapa mengucapkan Laa ilaha illa Allah dan ingkar terhadap penghambaan kepada selain Allah, maka terpeliharalah hartanya, darahnya dan hisabnya (perhitungan amalnya) terserah Allah.” (HR. Muslim 1/119)

  5. Author

    “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (QS. An-Nahl : 36).... KUFFAR/kafir diikuti semuanya .... hukum, aturan, gaya hidup, perilaku .. semuanya .... ditiru MUSLIM.

    Menjadi seorang muslim adalah menjadi seorang muwahhid (ahli Tauhid). Tauhid merupakan pesan abadi para utusan Allah سبحانه و تعالى kepada umat manusia dari zaman ke zaman.
    وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولاأَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
    Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (QS. An-Nahl [16] : 36)

    Pesan ini dibawa oleh setiap Nabi dan Rasul Allah sepanjang masa. Setiap umat telah mendengar pesan abadi para Rasul Allah ini. Suatu pesan yang ibarat coin bersisi ganda. Ada sisi keharusan menyembah Allah سبحانه و تعالى semata dan sisi lainnya ialah menjauhi Thaghut.

    Adapun menurut istilah syariat, definisi yang terbaik adalah yang disebutkan Ibnul Qayyim rahimahullah: “(Thaghut) adalah setiap sesuatu yang melampui batasannya, baik yang disembah (selain Allah Subhanahu wa Ta’ala), atau diikuti atau ditaati (jika dia ridha diperlakukan demikian).”
    Definisi lain, thaghut adalah segala sesuatu yang diibadahi selain Allah (dalam keadaan dia rela). Menurut Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah di dalam kajiannya mengenai Tauhid bahwa Thaghut itu mencakup banyak hal. Namun pimpinannya ada lima, yaitu:
    1. Iblis atau syetan
    2. Penguasa yang zalim
    3. Orang yang memutuskan perkara dengan aturan selain apa yang telah Allah سبحانه و تعالى turunkan
    4. Orang yang mengaku mengetahui perkara yang ghaib selain Allah سبحانه و تعالى
    5. Orang yang diibadati selain Allah dan dia rela dengan peribadatan itu.
    Orang tidak dikatakan beriman kepada Allah sehingga dia kufur (ingkar) kepada thaghut, sebab kufur kepada thaghut adalah separuh dari kalimat Tauhid لآ إله إلا الله. Dan ingkar kepada thaghut harus mencakup segala jenis thaghut, bukan sebagian saja. Bila seorang muslim beriman kepada Allah سبحانه و تعالى seraya mengingkari segala bentuk thaghut yang ada, niscaya sempurnalah imannya. Ia disebut seorang muwahhid (ahli Tauhid) sejati.

    مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُوَكَفَرَ بِمَا يُعْبَدُمِنْ دُونِ اللَّهِ حَرُمَ مَالُهُوَدَمُهُ وَحِسَابُهُ عَلَى اللَّهِ
    Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Barangsiapa mengucapkan Laa ilaha illa Allah dan ingkar terhadap penghambaan kepada selain Allah, maka terpeliharalah hartanya, darahnya dan hisabnya (perhitungan amalnya) terserah Allah.” (HR. Muslim 1/119)

Leave a Reply