Jodoh DUNIA, jodoh, AKHIRAT, atau jodoh/pasangan DUNIA & AKHIRAT. ………. Tanda JODOH/pasangan itu apa? Jawaban mudah sekali: diberi oleh Allah CINTA, saling menCINTAi (cinta pada keduanya …laki & perempuan, pria & wanita, …… BUKAN laki vs laki, BUKAN wanita vs wanita,BUKAN pria vs pria, BUKAN gadis vs gadis,BUKAN wanita vs gadis, BUKAN laki vs pria) --------------------------- setelah muncul CINTA akan ada GEJALA RINDU BERAT, rindu besar, selalu ingin bertemu …. Jika sudah bertemu AKAN menjadi BAHAGIA. ……. Ini secara normally, kauniyah, hukum kausal Allah SWT. ---------- yang TIDAK NORMAL atau keluar syariat/DOSA/DOSA BESAR = CINTA dan RINDU yang membuat menjadi DOSA .. atau bahkan DOSA BESAR/zina !!!!! …….. CINTA & RINDU = UJIAN dari Allah SWT, baik buruknya adalah karena PILIHAN perbuatan MANUSIA itu sendiri ………---------------------------- ,,, diberi ALLAH saling CINTA & RINDU lalu membuat DOSA/DOSA BESAR = manusia TOLOL/BODOH/GOBLOK seperti HEWAN ………… karena CINTA, RINDU dan BAHAGIA (efek cinta dan rindu) adalah secuil ALAM JANNAH {pemahamanku}, yang diberikan manusia di dunia agar manusia bisa berKASIH sayang dan merasakan sedikit SURGA di dunia, yaitu merasakan apa itu BAHAGIA !!! --------------------------------------- CINTA ada yg SALING CINTA pada kedua PIHAK, ada yg hanya SEPIHAK, ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, CINTA sepihak banyak terjadi = karena CINTA memaksakan KEHENDAK (menurutku), yang diberi CINTA oleh ALLAH, ingin yg diCINTAInya juga HARUS cinta padanya. Padahal yg memBOLAK-BALIKkan hati manusia itu KEHENDAK ALLAH saja. ……………. Bisa saja sekarang keduanya saling CINTA … lalu PUTUS, tidak saling CINTA lagi,…… atau salah satu PIHAK TIDAK CINTA lagi, atau lebih memilih orang lain !!! !!!!--------- bisa juga, hanya salah satu PIHAK yg CINTA tapi pihak lain TIDAK cinta, … lalu pihak yg TIDAK cinta menjadi CINTA karena KEHENDAK ALLAH SWT,!!!!! Lalu keduanya saling CINTA …………………………. Atau bisa juga keduanya semula TIDAK saling cinta lalu KEDUANYA berubah saling CINTA karena KEHENDAK Allah!!! ---------------------------------- seperti aku juga, selalu MIKIR kenapa aku selalu CINTA SEKALI pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku !!!!, ………. Belum tentu RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku juga cinta padaku,……………………. Bisa saja RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku sekarang TIDAK CINTA aku, lalu BESOK berubah menjadi sangat CINTA aku,………………………… atau juga SEKARANG RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku SANGAT CINTA sekali padaku (seperti yg kurasakan di HATIku sekarang “aku yang sangat CINTA dan RINDU sekali pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku)…. BESOK bisa berubah menjadi HILANG sayang dan cintanya padaku !!!!!!,……………………….. ------------------------- semua bisa terjadi dg KEHENDAK ALLAH SWT (jika Allah sudah menghendaki = PASTI akan terjadi, JIKA Allah TIDAK menghendaki = PASTI tidak akan terjadi … kun fa yakun Allah SWT)-------------------------------- itu yg harus membuat SADAR dan PAHAM diriku, memahami DIEN, HIDUP, syariat, kauniyah Allah SWT -------------------- bagaimana aku TIDAK cinta pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku, semua yg diperlihatkan padaku ADA pada dirinya ……. bahkan sampai DREAM “mengGENDONG ANAKKU/BAYIKU !!!! ----------------------------- bertahun-tahun KUPENDAM cinta, sayang, dan rinduku pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku, …… tapi membuat HATIKU makin sakit sekali !!! …….. ya kuanggap WAJAR saja, jika TIDAK SESUAI keinginanku …… RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku bisa saja : TIDAK CINTA aku, TIDAK sayang aku, TIDAK merasakan RINDU seperti yang kurasakan …. Atau bisa saja RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku : CINTA, sayang, rindu laki-laki LAIN. ,,,,,,,,, <<< itu semua PILIHAN dan HAK RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku ……. Aku TIDAK bisa memaksanya !!! … ya kuanggap cinta dan rinduku = ber- TEPUK SEBELAH TANGAN, ………… cintaku KANDAS,……… cintaku TIDAK berBALAS …… aku jatuh hati/jatuh cinta SEPIHAK !!! ………….. wallahua’lam.========= > Benarkah JODOH .....sudah diTETAPkan oleh Allah?.............. > Apakah jodoh (dan segala takdir lain) yang sudah ditetapkan oleh Allah itu bisa diUBAH?........... > Apakah jodoh itu perlu diCARI?? ============================= Benarkah JODOH .....sudah diTETAPkan oleh Allah? --------------------------------------- __Ya benar. Bahkan, bukan hanya jodoh. Segala hal mengenai diri kita sudah ditetapkan/ditakdirkan oleh Allah ketika kita berada di rahim bunda. -----------------

Jodoh DUNIA, jodoh, AKHIRAT, atau jodoh/pasangan DUNIA & AKHIRAT. ………. Tanda JODOH/pasangan  itu apa? Jawaban mudah sekali: diberi oleh Allah CINTA, saling menCINTAi (cinta pada keduanyalaki & perempuan, pria & wanita, …… BUKAN laki vs laki, BUKAN  wanita vs wanita,BUKAN pria vs pria, BUKAN gadis vs gadis,BUKAN wanita vs gadis, BUKAN laki vs pria) --------------------------- setelah muncul CINTA akan ada GEJALA RINDU BERAT, rindu besar, selalu ingin bertemu …. Jika sudah bertemu AKAN menjadi BAHAGIA. ……. Ini secara normally, kauniyah, hukum kausal Allah SWT. ---------- yang TIDAK NORMAL atau keluar syariat/DOSA/DOSA BESAR = CINTA dan RINDU yang membuat menjadi DOSA .. atau bahkan DOSA BESAR/zina !!!!! …….. CINTA & RINDU = UJIAN dari Allah SWT, baik buruknya adalah karena PILIHAN perbuatan MANUSIA itu sendiri ………---------------------------- ,,, diberi ALLAH saling CINTA & RINDU lalu membuat DOSA/DOSA BESAR = manusia TOLOL/BODOH/GOBLOK seperti HEWAN ………… karena CINTA, RINDU dan BAHAGIA (efek cinta dan rindu) adalah secuil ALAM  JANNAH {pemahamanku}, yang diberikan manusia di dunia agar manusia bisa berKASIH sayang dan merasakan sedikit SURGA di dunia, yaitu merasakan apa itu BAHAGIA !!! --------------------------------------- CINTA ada yg SALING CINTA pada kedua PIHAK, ada yg hanya SEPIHAK, ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, CINTA sepihak banyak terjadi = karena CINTA memaksakan KEHENDAK (menurutku), yang diberi CINTA oleh ALLAH, ingin yg diCINTAInya juga HARUS cinta padanya. Padahal yg memBOLAK-BALIKkan hati manusia itu KEHENDAK ALLAH saja. ……………. Bisa saja sekarang keduanya saling CINTA … lalu PUTUS, tidak saling CINTA lagi,…… atau salah satu PIHAK TIDAK CINTA lagi, atau lebih memilih orang lain !!! !!!!--------- bisa juga, hanya salah satu PIHAK yg CINTA tapi pihak lain TIDAK cinta, … lalu pihak yg TIDAK cinta menjadi CINTA karena KEHENDAK ALLAH SWT,!!!!!  Lalu keduanya saling CINTA …………………………. Atau bisa juga keduanya semula TIDAK saling cinta lalu KEDUANYA berubah saling CINTA karena KEHENDAK Allah!!! ---------------------------------- seperti aku juga, selalu MIKIR kenapa aku selalu CINTA SEKALI pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku !!!!, ………. Belum tentu RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku juga cinta padaku,……………………. Bisa saja RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku sekarang TIDAK CINTA aku, lalu BESOK berubah menjadi sangat CINTA aku,………………………… atau juga SEKARANG RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku SANGAT CINTA sekali padaku (seperti yg kurasakan di HATIku sekarang “aku yang sangat CINTA dan RINDU sekali pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku)…. BESOK bisa berubah menjadi HILANG sayang dan cintanya padaku !!!!!!,……………………….. ------------------------- semua bisa terjadi dg KEHENDAK ALLAH SWT (jika Allah sudah menghendaki = PASTI akan terjadi, JIKA Allah TIDAK menghendaki = PASTI tidak akan terjadikun fa yakun Allah SWT)-------------------------------- itu yg harus membuat SADAR dan PAHAM diriku, memahami DIEN, HIDUP, syariat, kauniyah Allah SWT -------------------- bagaimana aku TIDAK cinta pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku, semua yg diperlihatkan padaku ADA pada dirinya ……. bahkan sampai DREAMmengGENDONG ANAKKU/BAYIKU  !!!! ----------------------------- bertahun-tahun KUPENDAM cinta, sayang, dan rinduku pada RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku, …… tapi membuat HATIKU makin sakit sekali !!! …….. ya kuanggap WAJAR saja, jika TIDAK SESUAI keinginanku …… RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku bisa saja : TIDAK CINTA aku, TIDAK sayang aku, TIDAK merasakan RINDU seperti yang kurasakan …. Atau bisa saja RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku : CINTA, sayang, rindu laki-laki LAIN. ,,,,,,,,, <<< itu semua PILIHAN dan HAK RISALAH HATI-ku/Ten The Light-ku ……. Aku TIDAK bisa memaksanya !!! … ya kuanggap cinta dan rinduku = ber- TEPUK SEBELAH TANGAN, ………… cintaku KANDAS,……… cintaku TIDAK berBALAS …… aku jatuh hati/jatuh cinta SEPIHAK !!! ………….. wallahua’lam.

=========================================

Allah membolak-balikkan hati sekehendak-Nya

يا مقــلـب لقــلــوب ثبــت قــلبـــي عــلى طـا عــتـك

Artinya: “Wahai Dzat yg membolak-balikan hati teguhkanlah hatiku diatas ketaatan kepadamu”
[HR. Muslim (no. 2654)]

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَابْنُ نُمَيْرٍ كِلَاهُمَا عَنْ الْمُقْرِئِ قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ قَالَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنِي أَبُو هَانِئٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُا أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ قُلُوبَ بَنِي آدَمَ كُلَّهَا بَيْنَ إِصْبَعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمَنِ كَقَلْبٍ وَاحِدٍ يُصَرِّفُهُ حَيْثُ يَشَاءُ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb dan Ibnu Numair keduanya dari Al MuqriZuhair berkata; Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yazid Al Muqri dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Haiwah; Telah mengabarkan kepadaku Abu Hani bahwa dia mendengar Abu 'Abdur Rahman Al Hubuli dia mendengar 'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash berkata; bahwasanya ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya hati semua manusia itu berada di antara dua jari dari sekian jari Allah Yang Maha Pemurah. Allah Subhanahhu wa Ta'ala akan memalingkan hati manusia menurut kehendak-Nya." Setelah itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdoa; 'Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu! ' Hadits Shahih Muslim No. 4798

> Benarkah JODOH .....sudah diTETAPkan oleh Allah?
Apakah jodoh (dan segala takdir lain) yang sudah ditetapkan oleh Allah itu bisa diUBAH?
Apakah jodoh itu perlu diCARI??
=====================================
Benarkah JODOH .....sudah diTETAPkan oleh Allah?
---------------------------------------
__Ya benar. Bahkan, bukan hanya jodoh. Segala hal mengenai diri kita sudah ditetapkan/ditakdirkan oleh Allah ketika kita berada di rahim bunda.

Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim dari Ibnu Mas’ud r.a., dikabarkan bahwa Rasulullah saw. bersabda:

"Sesungguhnya proses penciptaan setiap orang dari kalian berada di perut ibunya selama 40 hari berupa segumpal air mani. Selanjutnya ia berubah menjadi segumpal darah dalam masa yang sama. Kemudian ia berubah menjadi segumpal daging dalam masa yang sama. Lalu Allah mengutus seorang malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya disamping diperintahkan untuk menuliskan empat perkarayakni [1] rizkinya, [2] ajalnya, [3] perilakunya, dan [4] bahagia-celakanya."
=============================
Apakah jodoh (dan segala takdir lain) yang sudah ditetapkan oleh Allah itu bisa diUBAH?
--------------------------------------
__Ya & Tidak. Takdir itu tidak bisa diubah oleh manusia, tetapi dapat diubah oleh Allah.

Allah SWT berfirman:

"DihapuskanNya mana yang dikehendakiNya, dan ditetapkanNya mana yang dikehendakiNya, sebab di tanganNyalah terpegang Induk Kitab (Lauh Mahfuzh) itu."
(QS ar-Ra’du [13]: 39)

Lalu, karena jodoh (dan segala takdir lain) itu hanya bisa diubah oleh Allah, apakah sebaiknya kita menunggu takdir dari Allah saja tanpa perlu berusaha lagi?

Tidak seperti itu. Alih-alih, Allah dan Rasul-Nya telah mempersilahkan kita untuk berusaha supaya Allah mengubah takdir-Nya (dari yang “buruk” ke yang “baik”).

Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan [yang ditakdirkan pada] suatu kaum sebelum mereka [berusaha] mengubah keadaan [yang ditakdirkan pada] diri mereka sendiri.”
(QS ar-Ra’du [13]: 11)

Rasulullah saw. pun telah mengajarkan doa istikharah (menurut hadits Bukhari, Ahmad, dll), yang isinya mengandung permohonan mengubah takdir-Nya:

“Ya Allah, sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih baik untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih baik pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka TAKDIRKANLAH dan mudahkanlah urusan ini bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan ini. … dan TAKDIRKANLAH kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya.“

Artinya, supaya Allah mengubah takdir-Nya (dari yang “buruk” ke yang “baik”), termasuk dalam hal jodoh, kita perlu berikhtiar dan berdoa.
==========================
Apakah jodoh itu perlu dicari??
------------------------------------------
Ya, perlu. (Dalilnya, QS ar-Ra’du [13]: 11, sudah ditulis di atas.)

Kalau “iya”, bagaimana konsep mencari jodoh secara islami??

Pada garis besarnya, sesuai dengan kaidah-kaidah ushul fiqih, ada dua bagian pada konsep-konsep mencari jodoh secara islami.

Pertama, dalam hal-hal yang berkenaan dengan aqidah dan ibadah mahdhoh (hubungan dengan Tuhan), yang islami adalah yang ada tuntunannya dari Allah dan Rasul-Nya. Dalam hal ini, yang tidak ada tuntunannya tidaklah islami.

Karena itu, diantara cara mencari jodoh yang tergolong islami adalah doa istikharah (sesuai tuntunan Rasulullah saw.).
Sedangkan yang tidak islami: mengikuti ramalan bintangmengikuti ramalan paranormal, melakukan “istikharah” yang tergolong bid’ah, dsb.

Sebagai panduan,Silahkan baca buku "Istikharah Cinta" Karya: M Shodiq Mustika dkk, (Jakarta: Qultum Media, 2007).

Kedua, dalam hal-hal yang berkenaan dengan muamalah (hubungan dengan manusia), yang islami adalah yang tidak ada larangannya dari Allah dan Rasul-Nya. Dalam hal ini, yang ada dalil larangannya tidaklah islami.

==================================

JODOH = misteri ...... mati = PASTI
--------------------------------
Kita memang belum tentu berjodoh dengan orang yang kita pilih, tapi kita pasti berjodoh dengan orang yang sudah Allah pilih.
-----------------------------------
Apakah Jodoh di Tangan Allah ......atau di Tangan Manusia???
.............................
"Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu", (Al-Ikhlas:2)
sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah (QS.9:59)
----------------------------------------------
Semuanya ada dalam kuasa Allah. Dengan izin-Nya, manusia hanya bisa berdo'a dan berikhtiar dengan cara yang Allah sukai sebagai amal ibadah. Berusaha menjadi pribadi yang terbaik dalam pandangan Allah. Selebihnya Allah yang urus
.....................................................
jodoh bukan ditentukan oleh manusia, tapi mutlak ditentukan Allah. Kalau Allah menanamkan cinta pada wanita untuk mencintai laki-lakisiapa yang bisa menghalangi? Bahkan wanita itu sendiri nggak bakal bisa menghilangkan cinta tersebut kalau Allah nggak menghendaki. Meskipun orang lain membenci kita, kita nggak bisa memaksa ia untuk mencintai kita. Cinta nggak bisa dipaksa. Semuanya ada dalam kuasa Allah. Oleh karenanya nggak perlu ngemis cinta ke orang lain.
-----------------------------------------------
Mau ngapain? Bahkan ia tidak berkuasa atas hatinya sendiri. Tidak ada orang yang berkuasa atas hatinya sendiri atas izin Allah | Saya mau cinta pada orang ini saja. Bim salabim.| Tiba-tiba beneran cinta. | Saya mau melupakan dan nggak mau mencintai orang tua itu. Bim salabim. | Tiba-tiba amnesia beneran. Kita nggak pernah tuh nemuin yang kayak gini. Tetep aja kalau kata Allah nggak, ya tetep nggak bisa .Saya harap ini bisa dipahami maksudnya. Jadi jangan berharap agar dicintai orang lain karena mereka sendiri tidak berkuasa atas hati mereka sendiri. Lakukan kebaikan pada orang lain sebagai amal ibadah, memberikan semangat dan optimisme pada orang lain sebagai amal ibadah, cukup biar Allah ridho ke kita. Allah Maha Melihat apa saja yang kita lakukan. Meminta hanya pada Allah Penguasa segala-galanya. Dan Allah tahu mana yang terbaik.
---------------------------------------------------
Takdir Allah pasti benar, yang nggak benar adalah perilaku kita yang perlu untuk diubah. Semua memang dalam kuasa Allah, namun hukum sebab akibat yang Allah tetapkan tetaplah terjadi. Jika ada sesuatu yang buruk terjadi, maka tanyakan pada diri sendiri, apa yang telah kita perbuat kepada Allah Yang Maha Menentukan segala-galanya? Wallahu A'lam. | Makanya cinta, ya sama Allah saja. Selain-Nya, cukup mencintai karena-Nya. Itu cinta paling utama dan merupakan pondasi.
=========================================

Balik lagi tentang konsep takdir.
Misalnya saya dijodohkan tapi saya kurang berminat terhadap calon tersebut. Orang tua memaksa. Suatu saat ternyata ada suatu hal yang menyebabkan pernikahan itu batal, lalu saya menikahi wanita lain pilihanku sendiri. Keluarga merestui dan akhirnya saya menikah. Jadi, apakah berarti jodohku bisa berubah dan ditentukan olehku? Tidak, segala proses yang terjadi inilah takdir dari Allah.

Jadi takdir yang tertulis dalam Lauhul Mahfuzh adalah rahasia Allah di mana semua makhluk-Nya tidak ada yang mengetahui kecuali yang dikehendaki-Nya. Rahasia yang telah ditetapkan ini ada di sisi Allah. Kita sebagai makhluk-Nya tak perlu pusing memikirkan tentang apa yang menjadi rahasia Allah tersebut. Karena sekuat dan secerdas apapun kemampuan kita memang tidak akan pernah mampu.
-----------------------------------------
Allah sudah tahu siapa jodoh masing-masing dari kita suatu saat nanti. Sudah ditentukan. Ketemunya di mana, kapan, dengan cara bagaimana. Bisa di dunia, bisa juga ketemunya baru di akhirat. Allah tidak mempertemukan jodoh lebih cepat dan juga tidak lebih lambat, namun Allah mempertemukannya di waktu yang tepat.
---------------------------------------
Kalau semua udah ditetapkan, jodoh udah ditetapkan, berarti enak nih kita nggak perlu ikhtiar lagi. ???

Kalau semua udah ditetapkan, jodoh udah ditetapkan, apalagi artinya kita berusaha???

Kita fikirkan apa yang seharusnya manusia fikirkan, bukan memikirkan apa yang mejadi urusan Allah. Karena berusaha bukanlah untuk menentukan jodoh dan bukan menentukan takdir, namun sebagai amal ibadah. Allah nyuruh gini ya lakukan semampunya, Allah nggak suka kita berbuat kayak gitu, ya sekuat tenaga hindari. Manusia berusaha untuk mencari jodoh dengan kriteria-kriteria yang paling disukai dalam pandangan Allah. Hal ini bisa merujuk pada Al-Qur’an dan Hadits. |
---------------------------------
Berarti kita yang menentukan jodoh, bro???

Bukan, bukan kita yang menentukan jodoh, ini sebagai amal ibadah. Karena nanti bisa jadi jodohnya memang si dia atau yang lain. Jika ternyata kita memang ditakdirkan untuk menikah dengan si dia, alhamdulillah, hal tersebut karena memang Allah telah menentukan demikian. Jika bukan, nanti ada yang Allah siapkan. Kawasan manusia adalah do’a dan ikhtiar.
---------------------------------------------
Berusaha melakukan ini dan itu sebagai wujud berserah diri kita pada Allah. Kalau Allah makin suka, Allah Yang Maha Menentukan jodoh bakal milihin jodoh yang terbaik buat hamba-Nya. Allah Maha Penyayang. Namun ukuran terbaik menurut kita, belum tentu baik menurut Allah. Allah Yang Maha Mengetahui. Yang paling penting bukan masalah ketemu jodoh. Ketemu jodoh juga penting sih, ada yang lebih penting lagi. Yakni, apakah ikhtiar yang dilakukan akan dinilai di sisi Allah sebagai amal ibadah atau tidak. Sangat rugi kalau ikhtiar yang kita lakukan untuk menjemput jodoh lalu tidak dihitung sebagai amal ibadah oleh Allah. Karena alasan kita hidup di dunia semata-mata untuk ibadah kepada Allah. Jadi tidak hanya saat menjemput jodoh, saat hidup bersama pun kita menginginkan setiap waktu yang dilalui punya nilai ibadah dan semoga kebersamaan ini berlanjut hingga di kehidupan selanjutnya, di surga kelak. Aamiin
=======================================

Kalau yakin jodoh Allah yang menentukan, tentu bisa dipahami. Jika ingin jodoh terbaik, kita berbuat yang disukai Allah atau yang nggak disukai Allah???

Waduh, jaman sekarang kalau nggak "mendekati zina", bisa nggak laku, bro. | Udah yakin jodoh ada dalam kuasa Allah, kenapa khawatir jika menjaga diri karena Allah dan dengan cara2 yang Allah sukai malah nggak dikasih jodoh yang baik sama Allah? Ini kan nggak mungkin. Semakin dekat dan semakin dicintai Allah, Allah bakal milihin pasangan buat hamba kesayangan-Nya. Mudah bagi Allah membolak-balikkan hati. Jangan khawatir. Udah dibahas sebelumya, Allah kan mempertemukan kita dengan jodoh di waktu yang tepat. Lakukan aja yang terbaik dalam pandangan Allah semampunya.
-------------------------------------
Bro kok ada juga ya yang suka sama kamu. Padahal wajah kamu, ya begitulah (mungkin mau ngomong jelek tapi nggak tega -_-" ) | Mana saya tau. Kita nggak berkuasa atas hati orang lain. Ada orang lain suka, ada juga yang nggak suka. Tapi kita bukan fokus memikirkan hal tersebut. Yang terpenting bukan takut nggak dicintai orang lain, tapi takutlah nggak dicintai Allah. Selain itu Allah yang urus. Bagi yang mengutamakan cinta manusia dan melupakan Allah, mudah bagi Allah membuat orang lain yang semula mencintai lalu dibalikkan hatinya untuk membenci kita.. Dari situ udah bisa ditarik kesimpulan, siapa seharusnya yang utama di hati kita, Allah atau yang lain. | Tapi itu kenapa alim bener, baik tapi masih belum dapet jodoh? | Waktunya aja yang belum. Allah Maha Teliti kapan waktu yang tepat mempertemukan ia dengan jodohnya. Wallahu A'lam

Wanita dinikahi karena empat faktor, yakni karena harta kekayaannya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Hendaknya pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu. (HR. Muslim)
----------------------------------
Untuk jodoh, akhlak/ agama adalah paling pokok. Agama di sini bukanlah sekedar yang pandai pengetahuan agamanya, namun yang mendalam pada keimanan/ akhlak. Berapa banyak orang yang dikenal membawa nama agama namun sikap dan perilakunya jauh dari cerminan Islam sebenarnya. Pilih mana nih, orang kaya tapi jauh dari Allah atau orang yang deket sama Allah tapi pas-pasan? Hmm,..jadi bingung. Kalau orang kaya tapi jauh dari Allah, bisa jadi sandaran hidupnya adalah jabatan, uang, atau bosnya. Ia merasa terhormat dan merasa terjamin hidupnya dengan itu semua. Padahal mudah bagi Allah melenyapkan itu semua dalam sekejap. Jadi kalau karirnya hancur, Allah menahan rezekinya, dan jauh dari Allah, lalu siapa yang bisa melapangkan rezekinya? Nggak ada satupun yang bisa menghalangi kehendak Allah.
Tapi kalau seseorang yang tawakalnya mantep, sandaran hidupnya adalah Allah, dekat dengan Allah, ada apa-apa, ada Allah yang menolong dan ngasih rezeki dari jalan mana aja yang Dia kehendaki. Allah yang kan mencukupkan keperluan siapa saja yang benar-benar bertawakal pada-Nya (Qs.65:3). Dan cukup itu bukan berarti banyak, tergantung kebutuhan.
-------------------------------------------
Namanya juga pas-pasan (pas butuh, ada). Nggak ada yang bisa ngalangin Allah. Seluruh makhluk di dunia baik jin dan manusia berkumpul nggak ada yang bisa ngalangin apa yang menjadi ketetapan Allah. Tapi ini kembali pilihan masing-masing ya. Tidak ada yang salah dengan harta, itu juga malah bagus. Hanya ingin menekankan apa yang disebutkan dalam hadits di atas, Allah -lah yang segala-galanya, bukan yang lain. Ada yang berjodoh sama orang yang deket sama Allah, kaya, dan hatinya zuhud terhadap dunia, ya itu rezeki.
------------------------------------
Jadi nggak perlu berharap dan bergantung pada ramalan jodoh, dukun, atau apa aja, cukup berharap pada Allah Raja dari segala raja, Penguasa langit dan bumi yang mutlak bergantung pada-Nya segala sesuatu.

Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan kepada kami sebahagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah (QS.9:59)
-------------------------------------
Semuanya ada dalam kuasa Allah. Dengan izin-Nya, manusia hanya bisa berdo'a dan berikhtiar dengan cara yang Allah sukai sebagai amal ibadah. Berusaha menjadi pribadi yang terbaik dalam pandangan Allah. Selebihnya Allah yang urus. Laa haula walaa quwwata illa billaah. Kita memang belum tentu berjodoh dengan orang yang kita pilih, tapi kita pasti berjodoh dengan orang yang sudah Allah pilih.

============= bersambung

Views All Time
Views All Time
93
Views Today
Views Today
1

Hits: 31

4 Comments

  1. Allah SWT berfirman :
    "Dan diantara kekuasanNYA ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri,supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya,dan dijadikanNYA diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."(QS.Ar-Ruum:21)

    Berdasarkan ayat tersebut, Sudah menjadi sunatullah bahwa Allah menciptakan semua mahlukNYA berpasang-pasangan dan semua manusia pasti ada jodohnya,tergantung ikhtiar dari manusia itu sendiri atau takdir Allah.

    Karena setiap takdir itu ada yang mutlak (sudah menjadi ketentuan Allah), kita manusia hanya bisa menerimanya dan satu lagi adalah takdir ikhtiar yaitu takdir yang memang bisa diperoleh dengan jalan ikhtiar atau usaha yang sungguh-sungguh, yang dalam hal ini adalah melalui ihtiar Doa (Misal Sholat Hajad).

    Allah ta'ala telah berjanji dalam firmanNYA:
    "Laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji dan wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji(pula) , laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik(pula).'' (QS.An Nuur:26).

    Rasulullah SAW, bersabda:
    "Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan Allah) kecuali doa dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali berbuat kebaikkan." (HR Tirmidzi, HR. Ibnu Majah

  2. Allah Ta'ala memperkuat ketentuannya dalam firmanNYA:
    "Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh)." (QS. Ar Ra'd: 39).

    Untuk itulah berdasarkan Alquran dan hadis tersebut, muslim yang baik adalah untuk muslimah yang baik dan lelaki yang buruk adalah untuk wanita yang buruk pula, maka tugas seorang muslim/muslimah yang baik adalah berikhtiar dengan sungguh-sungguh dan berdo'a kepada Allah agar mendapatkan jodoh yang baik, dan menyerahkan sepenuhnya ihtiarnya tersebut pada Ridho dan ketentuan Allah dengan cara yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

    Berapakah Jodoh Kita Apakah, Ada 1 Atau Lebih Dari 1?

    Jika kita mendengar kata jodoh konotasi kita pasti hanya satu seumur hidup hingga kematian memisahkan kita.namun jika jodoh itu hanya satu kenapa di antara kita masih ada perceraian, apakah pasangan kita sebelumnya bukan jodoh kita ?

    Dalam konsep jodoh menurut pandangan islam menjelaskan perceraian tak lepas dari takdir Allah.namun semua itu di serahkan kepada hamba Allah walaupun islam tidak menganjurkan utuk bercerai namun justru terkadang perceraian membawa kebaikan pada kita, ketika pasangan hidup kita mempunyai akhlak yang buruk dan tidak mau tunduk apa syariat islam.

    Jodoh/pasangan hidup juga mungkin tidak seumur hidup dan jumlahnya bukan hanya satu sesuai kehendak Allah SWT terhadap hambanya, jadi jika ada seorang laki2 menikahi seorang wanita dan dikatakan mereka berjodoh namun saat pasangan suami istri ini berpisah maka dikatakan pernikahan sudah berahir dan laki2 tersebut menikahi wanita lainya maka pasangan baru itu jodoh baginya dan begitu seterusnya.

    Jadi sebuah perkawinan yang didalammnya sudah tidak lagi membawa kedamaian hati serta mengandung nilai-nilai ibadah bagi pasangan suami isteri, Kemudian Allah tetapkan masa habisnya pernikahan mereka, maka perceraian itu pasti terjadi, dengan Tujuan untuk memperbaiki kehidupan para hambanya tersebut, Lalu kemudian digantikan bagi hamba2Nya yang bertaqwa kepadaNYA dengan jodoh berikutnya yang lebih baik.

    Semua kejadian tersebut sudah ada di lauhul mahfudz tempat dimana ditulisskan semua kejadian yang akan terjadi dan kita sebagai manusia tidak pernah tahu seperti apakah dan bentuk ketentuannya. karena itu rahasia Allah SWT jika semua sudah di takdirkan oleh Allah SWT.

  3. Tanda - Tanda seorang layak berjodoh dengan kita menurut Islam.

    Menurut Kesimpulan Yang sangat bijak dari para ulama, untuk memahami apakah seseorang itu berjodoh dengan kita, ada 3 (tiga) hal/tanda-tanda yang harus diperhatikan :

    1."Siapa yang paling bisa Memaklumi keadaan anda".

    Jodoh bermula dari hati ke hati, maka jika ada orang yang benar-benar mencintai anda, ialah ia yang bisa memaklumi anda dari hati yaitu memaklumi dari berbagai segi fisik, perasaan, keadaan dan yang terpenting ia yang mau menerima anda apa adanya.

    2. "Siapa yang paling bisa Memaafkan kesalahan anda".

    Memang sangat sulit untuk mendapatkan pasangan baik, apalagi yang mempunyai sifat pemaaf. Pada dasarnya manusia mempunyai batas kesabaran yang berbeda-beda, namun setidaknya ia dapat memaafkan kesalahan anda. Karena pasangan yang mencintai anda dengan tulus adalah ia yang mampu memaafkan segala kesalahan yang anda lakukan.

    Namun yang perlu anda garis bawahi, jangan sampai anda melakukan kesalahan fatal, karena pasangan anda juga manusia biasa yang memiliki batasan KESABARAN.

    3. "Siapa yang paling bisa Memotivasi diri anda".

    Dalam hidup tidak selamanya diatas, seperti halnya roda yang berputar. Seiring jalannya waktu hidup juga berputar terkadang diatas, terkadang dibawah. Maksudnya adalah pasangan yang baik ialah ia yang selalu memotivasi diri anda walaupun posisi hidup anda dibawah.

    Karena dewasa ini banyak sekali pria maupun wanita yang mencari pasangan hanya berdasarkan materi. Ketika mempunyai segala-galanya ia mendekat, tapi ketika semua kekayaan hilang ia menjauh. Maka dari itu carilah pasangan yang setia memotivasi diri anda walaupun posisi hidup anda tidak kaya raya.

  4. Ciri-ciri seorang itu berjodoh atau tidak dengan kita menurut Islam:

    1. Kebaikan dan keimanannya tak jauh beda denganmu. Yah, seperti yang ada pada ayat alqur'an di atas bahwa wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya, ini mengandung makna bahwa keimanannya, kebaikannya tak jauh beda denganmu.

    2. Karakter dan kepribadiannya mirip denganmu. Berdasarkan riset yang dilakukan para ulama, bahwa ternyata setelah hidup bersama, mereka yang berjodoh menyadari bahwa karakter dan kepribadian mereka hampir mirip.

    Hal ini kemungkinan yang mendasari bahwa mereka yang berjodoh akan hidup langgeng, karena sama2 mempunyai kemiripan karakter dan kepribadian.

    Antara satu sama lain merasa menjadi diri mereka sendiri dan bisa memahami satu sama lain, mudah menemukan solusi jika ada masalah diantara keduanya.

    Mereka yang berjodoh merasa tidak asing lagi dengan pasangannya, walaupun mereka baru saja kenalan yang tidak lama, selanjutnya memutuskan untuk menikah. Sungguh Allah Maha Tahu, karena pasangan kita adalah orang terbaik yang telah Allah SWT persiapkan untuk kita.

    3. Jika kita melihat wajahnya, pandangan mata seakan ingin tertunduk malu, dan bila mereka berjabat tangan (saling bersentuhan kulita) ada getaran perasaan dihati mereka.

    Hal ini mungkin karena adanya kontak batin diantara keduanya, mereka merasa seakan ada kedekatan tersendiri, walaupun baru pertama kali bertemu.

    Seperti yang ada di atas bahwa mereka yang berjodoh merasa tidak asing satu sama lain. Selain itu juga ketulusannya begitu mencerahkan hati dan pikiran bagi masing-masing.

    4. Setiap tutur dan akhlaqnya mengandung magma motivasi yang tersendiri, yang akan membuat keduanya untuk saling mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dia seakan mampu mengubah segala kegalauan, kesedihan menjadi kebahagiaan tersendiri.

Leave a Reply