Aku berharap pada manusia di dunia ini = aku orang BODOH !! ….. aku berharap dicintai orang lain di dunia ini = aku orang stupid !! …. Aku berharap dicintai Risalah hatiku di dunia ini = aku wong PEKOK !! ….. berharap itu pada ALLAH saja !!! …. maka ALLAH akan MENGABULKAN yang kita minta….. harapan kita. ---------- JANGAN PERNAH BERGANTUNG PADA MANUSIA ---------------------- jika Allah tidak mengabulkan di dunia ini, Allah akan mengabulkan di alam SETELAH MATI … barzakh, akhirat !!! ======= BENAR-BENAR AKU BODOH bin GOBLOK aku berharap pada manusia. Apalagi berharap dicintai Risalah hatiku di dunia, ….. Risalah hatiku kupahami berulang kali = tidak ada di dunia ini, … Risalah hatiku TIDAK akan ada di dunia ini, sudah kupikirkan ribuan kali … MENGAPA aku mengharapkan cinta dari Risalah hatiku? Betapa bodohnya aku ? ============ <<<< IMPOSSIBLE menurutku ... ada seorang wanita/gadis/perempuan  yang cinta sekali padaku di dunia ini  ......... KECUALI karena KEHENDAK Allah, dikehendaki oleh Allah sehingga sangat cinta sekali padaku ..wallahua'lam>>>>>> =================== Selayaknya manusia selalu menggantungkan harapan, cita-cita serta kebutuhannya kepada Allah. =========== Manusia adalah makhluk yang lemah, tidak punya daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Allah berfirman: ---------------------وَخُلِقَ ٱلۡإِنسَـٰنُ ضَعِيفً۬ا ----------------“Dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (QS. An-Nisa’ : 28)--------------يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلۡفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلۡغَنِىُّ ٱلۡحَمِيدُ---------------“Hai manusia, kamulah yang membutuhkan Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir : 15) ---------------------- Rasulullah bersabda:---------------لو أنكم توكلتم على الله حق توكله لرزقكم كما يرزق الطير تغدو خماصاً وتروح بطاناً---------------Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal maka Allah akan menganugerahkan kepada kalian rezeki sebagaimana Allah memberi rezeki kepada seekor burung. Dia terbang pagi hari dalam keadaan lapar dan sore hari datang dalam keadaan kenyang. (HSR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

October 1, 2020 admin 4
WordPress › Error

There has been a critical error on your website.

Learn more about debugging in WordPress.