Kamu/aku lebih mementingkan AKHIRAT atau  ….. DUNIA  atau …. keDUAnya (dunia akhirat seimbang) ? … menyeimbangkan AKHIRAT dan DUNIA = IMPOSSIBLE … jika kamu iqro’ atau kamu paham dien islam. --------- SURGA itu MAHAL , sangat SULIT, jalan mendaki, kadang NYAWA TARUHANnya, … kadang JAIL taruhannya ……. Torture taruhannya ……… seperti contoh (millah/jalan) nabi  Ibrahim, ditangkap, kemudian dibakar …… tidak semudah orang kira berkata jihad ..dikira jihad itu mudah …. tidak semudah orang kira, !!! ……. ======================== kamu/aku SUDAH merasa akan ke SURGA Allah ?  ......... MENYESAL setelah di CABUT nyawa oleh MALAIKAT ?? .... apa gunanya ??...-------------------------------------->> ﴾ Ali Imran:142 ﴿…. Belum/tidak … diUJI dengan “JIHAD dan SABAR” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??....................................Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (???), padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.---------------------------------->>> ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ …. Belum/tidak … diUJI dengan “MALAPETAKA dan KESENGSARAAN” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??.....................................Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (??), padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.------------------------------------------ TIDAK JIHAD harta, TIDAK jihad badan/nyawa/nafs/diri,.. TIDAK jihad Mulut/kata-kata/menyampaikan/dakwah/ilmu ..... apalagi tidak berIMAN,.. masih MURTAD tanpa SADAR, ... masih MUNAFIK... masih FASIK... masih MUSYRIK ... apalagi KAFIR.... "TIBA-TIBA... masuk ke SURGA Allah ??? " ....... dimasukan ke SURGA Allah . tanpa USAHA kita ??? ======================== menyeimbangkan antara dunia dan akhirat = hal yang mustahil.-----------------Carilah negeri AKHERAT pada nikmat yang diberikan Allah kepadamu, tapi jangan kamu lupakan bagianmu dari dunia“. (QS. Al-Qosos: 77).---------------------Lalu Allah katakan, jangan kamu lupakan BAGIANMU dari dunia. Ya, “bagianmu”, yakni bagian kecil dari duniamu, bukan setengahnya, apalagi semuanya. Jelas sekali dari ayat ini, bahwa kita harusnya mementingkan akherat, bukan seimbang dengan dunia, apalagi mendahulukan dunia.-------------------Jujurlah, mungkinkah Anda menyeimbangkan antara dunia dan akherat?! Sungguh, seakan itu hal yang mustahil. Yang ada: mendahulukan dunia, atau mendahukan akherat. Dan yang terakhir inilah yang Allah perintahkan. -------Makanya, Allah berfirman dalam ayat lain:وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ----------------“Aku tidaklah ciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka beribadah hanya kepada-Ku“. (QS. Adz-Dzariyat: 56).-----------------Ayat ini menunjukkan bahwa ibadah adalah tujuan UTAMA kita diciptakan. Jika demikian, pantaskan kita menyeimbangkan antara tujuan utama dengan yang lainnya?!-----------------------Bahkan dalam doa “sapu jagat” yang sangat masyhur di kalangan awam, ada isyarat untuk mendahukan kehidupan akherat:-----رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ------------------------------------“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, juga kebaikan di akhirat. Dan peliharalah kami dari siksa neraka“. (QS. Albaqoroh: 201)---------Di sini ada 3 permintaan; 1 permintaan untuk kehidupan dunia, dan 2 permintaan utk kehidupan akherat. Inilah isyarat, bahwa kita harus lebih memikirkan kehidupan akherat, …………….wallahu a’lam

September 26, 2020 admin 4

Kamu/aku lebih mementingkan AKHIRAT atau  ….. DUNIA  atau …. keDUAnya (dunia akhirat seimbang) ? … menyeimbangkan AKHIRAT dan DUNIA = IMPOSSIBLE … jika kamu iqro’ [...]

“Ten the light”…… Tahun kembar 2020, 1441 (14 mirror 14) Kitab "Akhbaruz Zaman", Hal: 365 Li Syaikh Ibrahim bin Saluqiyah Radhiyallahu 'anhu, ---------- untaian mutiara terlepas (hadits),---------- jarak waktu antar malapetaka berdekatan…. 10 tanda. -------------- Wallahua'lam ---------- Untaian mutiara terlepas (hadits)  jika sudah keluar satu, maka yang lain akan menyusul keluar seperti kalung mutiara yang jika satu terputus maka yang lain akan lepas dari talinya dengan cepat.  ----------------------- Al-Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhuma, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:------------------------- اْلآيَاتُ خَرَزَاتٌ مَنْظُوْمَاتٌ فِيْ سِلْكٍ، فَإِنْ يُقْطَعِ السِّلْكُ؛ يَتْبَعْ بَعْضُهَا بَعْضًا. --------------------“Tanda-tanda (Kiamat) bagaikan mutiara yang terangkai di dalam seutas benang, jika benang itu diputus, maka sebagiannya akan mengikuti sebagian yang lain (dengan cepat).” ------------------------------------------- kejadian yang mengiringi kiamat (hancurnya alam semesta ini) dan ini dianggap tidak biasa.----------------------- Dari berbagai hadis, disebutkan sebagai berikut (mengenai urutannya adalah ijtihad para ulama yang diambil secara acak dari berbagai riwayat).------------------- إِنَّ السَّاعَةَ لاَ تَكُوْنُ حَتَّى تَكُوْنَ عَشْرُ آيَاتٍ: خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ، وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ، وَخَسْفٌ فِي جَزِيْرَةِ الْعَرَبِ، وَالدُّخَانُ، وَالدَّجَّالُ، ودَابَّةٌ، وَيَأْجُوْجُ وَمَأْجُوْجُ، وَطُلُوْعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا، وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَنٍ تَرْحَلُ النَّاسَ، وَنُزُوْلُ عِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ ------------------------“Hari Kiamat tidak akan terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda: penenggelaman permukaan bumi di timur, penenggelaman permukaan bumi di barat, penenggelaman permukaan bumi di Jazirah Arab, keluarnya asap, keluarnya Dajjal, keluarnya binatang besar, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari barat, dan api yang keluar dari dasar bumi ‘Adn yang menggiring manusia, serta turunnya Isa bin Maryam alaihissallam.” (Muslim).-------------------------------- Ini ada riwayat lainnya dengan susunan yang agak beda;-------------------------- لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكُونَ عَشْرُ آيَاتٍ طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَالدَّجَّالُ وَالدُّخَانُ وَالدَّابَّةُ وَيَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَخُرُوجُ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَثَلاَثُ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَنِ أَبْيَنَ ------------------“Tidaklah hari kiamat terjadi hingga hadirnya 10 tandanya, yakni terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya (barat), munculnya Dajjal, awan, dabbah, Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya Isa bin Maryam, terjadinya tiga gerhana: gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di negeri Arab, serta api yang keluar dari dalam Qar ‘Adn Abyan.” (Ibnu Majah).

July 20, 2020 admin 5

“Ten the light”…… Tahun kembar 2020, 1441 (14 mirror 14) Kitab "Akhbaruz Zaman", Hal: 365  Li Syaikh Ibrahim bin Saluqiyah Radhiyallahu 'anhu, ---------- untaian mutiara [...]