Apakah aku atau kamu sekarang ini adalah PENYEMBAH harta/uang (musyrik tanpa aku/kamu sadari) ? punya uang banyak (diberi ISTIDRAJ oleh Allah), lalu bersenang-senang seperti golongan diMURKAi Allah …..atau ……seperti golongan diSESATkan oleh Allah?…… " --------Mengejar Dunia/menghendaki kehidupan dunia, lalu menggunakannya seperti golongan kufar, kafir, musyrik, munafik = golongan orang ke NERAKA = golongan orang MUSYRIK = TUHANnya adalah UANG / HARTA... Hud [11] : 15-16) ... Al Baqarah : 86 --------------------------------“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Hud [11] : 15-16)--------------------------- ================ "Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong." Al Baqarah : 86 ----------------------------- KAMPUNG AKHIRAT = lebih UTAMA= lebih PENTING = lebih BAIK .... jika kita digolongkan oleh Allah sebagai orang BERIMAN {ciri orang beriman = TAKWA} ... Al An'am : 32 ... An Nisaa : 77 -------------------- Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?Al An'am : 32-----------------------Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.An Nisaa : 77================== MAKSIAT itu apa? Maksiat = durhaka / tidak PATUH = perbuatan TIDAK TAKWA/Taqwa pada Allah = lawan dari TAKWA = melakukan perBUATan DOSA = TIDAK mengerjakan PERINTAH Allah = mengerjakan LARANGAN Allah --------------------Kata maksiat berasal dari Bahasa Arab “ma’siyah” yang artinya durhaka atau tidak patuh. Suatu perbuatan yang tidak mengikuti apa yangtelah digariskan oleh Allah SWT, seperti kedurhakaan umat pada masa lalu kepada para nabi dan ajaran yang dibawanya. Dengan kata lain Maksiat adalah perbuatan yang melanggar perintah Allah; perbuatan dosa (tercela, buruk, dan sebagainya).-----------------------------Juga berarti dalam bahasa Arab artinya yang membangkang, yang tidak mau melakukan perintah Allah dan Rasul-Nya. Maka semua perbuatan yang menyalahi perintah Allah dan Rasul-Nya adalah perbuatan maksiat, dan karena itu wajib dijauhi karena berdosa.---------------------------- .... DOSA itu apa ? .......Perkataan dosa berasal dari bahasa Sansekerta. Dalam bahasa Arab disebut al-zanbu, al-ismu dan al-jumru. Menurut ulama fukaha, DOSA adalah akibat tidak melaksanakan perintah Allah yang hukumnya wajib dan mengerjakan hukum Allah yang hukumnya haram.----------wallahua’lam ------------------

October 2, 2020 admin 5

Apakah aku atau kamu sekarang ini adalah PENYEMBAH harta/uang (musyrik tanpa aku/kamu sadari) ? punya uang banyak (diberi ISTIDRAJ oleh Allah), lalu bersenang-senang seperti golongan [...]

Kamu/aku lebih mementingkan AKHIRAT atau  ….. DUNIA  atau …. keDUAnya (dunia akhirat seimbang) ? … menyeimbangkan AKHIRAT dan DUNIA = IMPOSSIBLE … jika kamu iqro’ atau kamu paham dien islam. --------- SURGA itu MAHAL , sangat SULIT, jalan mendaki, kadang NYAWA TARUHANnya, … kadang JAIL taruhannya ……. Torture taruhannya ……… seperti contoh (millah/jalan) nabi  Ibrahim, ditangkap, kemudian dibakar …… tidak semudah orang kira berkata jihad ..dikira jihad itu mudah …. tidak semudah orang kira, !!! ……. ======================== kamu/aku SUDAH merasa akan ke SURGA Allah ?  ......... MENYESAL setelah di CABUT nyawa oleh MALAIKAT ?? .... apa gunanya ??...-------------------------------------->> ﴾ Ali Imran:142 ﴿…. Belum/tidak … diUJI dengan “JIHAD dan SABAR” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??....................................Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (???), padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.---------------------------------->>> ﴾ Al Baqarah:214 ﴿ …. Belum/tidak … diUJI dengan “MALAPETAKA dan KESENGSARAAN” …. Sudah “mengira AKAN masuk SURGA ??.....................................Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu AKAN MASUK SURGA (??), padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.------------------------------------------ TIDAK JIHAD harta, TIDAK jihad badan/nyawa/nafs/diri,.. TIDAK jihad Mulut/kata-kata/menyampaikan/dakwah/ilmu ..... apalagi tidak berIMAN,.. masih MURTAD tanpa SADAR, ... masih MUNAFIK... masih FASIK... masih MUSYRIK ... apalagi KAFIR.... "TIBA-TIBA... masuk ke SURGA Allah ??? " ....... dimasukan ke SURGA Allah . tanpa USAHA kita ??? ======================== menyeimbangkan antara dunia dan akhirat = hal yang mustahil.-----------------Carilah negeri AKHERAT pada nikmat yang diberikan Allah kepadamu, tapi jangan kamu lupakan bagianmu dari dunia“. (QS. Al-Qosos: 77).---------------------Lalu Allah katakan, jangan kamu lupakan BAGIANMU dari dunia. Ya, “bagianmu”, yakni bagian kecil dari duniamu, bukan setengahnya, apalagi semuanya. Jelas sekali dari ayat ini, bahwa kita harusnya mementingkan akherat, bukan seimbang dengan dunia, apalagi mendahulukan dunia.-------------------Jujurlah, mungkinkah Anda menyeimbangkan antara dunia dan akherat?! Sungguh, seakan itu hal yang mustahil. Yang ada: mendahulukan dunia, atau mendahukan akherat. Dan yang terakhir inilah yang Allah perintahkan. -------Makanya, Allah berfirman dalam ayat lain:وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ----------------“Aku tidaklah ciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka beribadah hanya kepada-Ku“. (QS. Adz-Dzariyat: 56).-----------------Ayat ini menunjukkan bahwa ibadah adalah tujuan UTAMA kita diciptakan. Jika demikian, pantaskan kita menyeimbangkan antara tujuan utama dengan yang lainnya?!-----------------------Bahkan dalam doa “sapu jagat” yang sangat masyhur di kalangan awam, ada isyarat untuk mendahukan kehidupan akherat:-----رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ------------------------------------“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, juga kebaikan di akhirat. Dan peliharalah kami dari siksa neraka“. (QS. Albaqoroh: 201)---------Di sini ada 3 permintaan; 1 permintaan untuk kehidupan dunia, dan 2 permintaan utk kehidupan akherat. Inilah isyarat, bahwa kita harus lebih memikirkan kehidupan akherat, …………….wallahu a’lam

September 26, 2020 admin 4

Kamu/aku lebih mementingkan AKHIRAT atau  ….. DUNIA  atau …. keDUAnya (dunia akhirat seimbang) ? … menyeimbangkan AKHIRAT dan DUNIA = IMPOSSIBLE … jika kamu iqro’ [...]

Sudah diperlihatkan semua mimpiku, semua kasyaf-ku, dengan TANDA yang sudah sangat jelas. Aku hanya manusia yang hanya bisa MELIHATnya, I can’t reach her…… semua sifat, karakter, all I want, all I see in my heart … dapat kulihat di dirinya. Rezekiku yang diperlihatkan padaku dari kehidupanku dari masa depan (jannah) = diTAMPAKkan di masa sekarang (dunia)….wallahua’lam--------- TANDA dari kekuasaan Allah ((menurutku, Yaa Siin:46 ﴿)…….. disempurnakan rezeki sebelum AJAL /batas waktu hidup di dunia ----------------------------- “Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu berkata: ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Allah dan perbaikilah di dalam mencari (rezeki), karena sesungguhnya setiap yang yang bernyawa tidak akan pernah mati sampai dia menyempurnakan rezekinya, meskipun kadang terlambat datang untuknya, maka bertakwalah kalian kepada Allah dan perbaikilah dalam mencari (rezeki), (yaitu) ambillah apa yang telah dihalalkan tinggalkanlah apa yang telah diharamkan.” (HR. Ibnu Majah). ---------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah menjadikannya merasa puas dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim no. 1054) -------&------------- aku sangat PUAS dan bersyukur sekali pada Allah SWT, dengan semua yg diperlihatkan (kasyaf & dream) Allah padaku …… masa depan SEMPURNAku (dream,kasyaf jannahku bersama Risalah hati-ku/Ten the light-ku), yang tidak pernah kulihat dan kurasakan di dunia ini. ------------------------------ berhusnudzon pada Allah SWT, di JANNAH = hidup bersama selamanya dg orang yg diCINTAInya (hadits), bersama dg yg diINGINkan hati (Az Zukhruf:71), …………….bersama yang diKEHENDAKi hati (Al Furqaan:16). TIDAK bisa kulupakan sedikitpun dengan MIMPI & kasyaf JANNAH yg diperlihatkan padaku bersama Risalah hati-ku/ten the light-ku--------------- berhusnudzon, jika SEKARANG Risalah hatiku TIDAK CINTA aku, maka di dunia jannahku besok, … Risalah hatiku dg kehendak Allah akan diberi HATI yang sangat cinta padaku, seperti SEKARANG aku diberi Allah sangat CINTA pada Risalah hatiku. ……ATAU aku diberi FOTOCOPY/KLON Risalah hatiku = hal itu mudah bagi ALLAH SWT ……. Wallahua’lam -------------------------- semua manusia JIKA BELUM terjadi = kemungkinan BESAR TIDAK akan percaya. …… manusia percaya JIKA MATAnya sudah melihatnya, …. Seperti SURGA dan NERAKA = jika manusia belum MATI dan BELUM melihatnya maka SULIT utk percaya!!! ---------------------- bagaimana PENUH BAHAGIAnya bersama orang yang diCINTAinya di jannah, dan betapa ngeri SAKITnya SIKSAAN dari MURKA ALLAH di neraka. -------------------------- jika ke SURGA = menDAPATkan semua yg aku/kamu/kita INGINkan ..... yg HATI inginkan …. keinginan HATI.------------------- Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Seseorang akan bersama dengan orang yang ia cintai. Dan engkau akan bersama orang yang engkau cintai.” (HR. Tirmidzi no. 2385. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) …walalhua’lam ========SYARAT SURGA= tergolong MUKMIN/MUKMINAH & berAMAL SALEH...... lalu ketika ditimbang oleh ALLAH = lebih BERAT PAHALAnya daripada DOSAnya !!======== syarat minimal digolongkan oleh ALLAH sebagai mukmin /mukminah = telah melakukan JIHAD HATI ...... sehingga HATInya tidak mengHITAM ditutupi oleh DOSA BESAR (kafir/murtad tanpa sadar, SYIRIK akbar, MUNAFIK akbar, atau FASIK besar)========

September 11, 2020 admin 4

Sudah diperlihatkan semua mimpiku, semua kasyaf-ku, dengan TANDA yang sudah sangat jelas. Aku hanya manusia yang hanya bisa MELIHATnya, I can’t reach her…… semua sifat, [...]