“Ten the light”…… Tahun kembar 2020, 1441 (14 mirror 14) Kitab "Akhbaruz Zaman", Hal: 365 Li Syaikh Ibrahim bin Saluqiyah Radhiyallahu 'anhu, ---------- untaian mutiara terlepas (hadits),---------- jarak waktu antar malapetaka berdekatan…. 10 tanda. -------------- Wallahua'lam ---------- Untaian mutiara terlepas (hadits)  jika sudah keluar satu, maka yang lain akan menyusul keluar seperti kalung mutiara yang jika satu terputus maka yang lain akan lepas dari talinya dengan cepat.  ----------------------- Al-Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhuma, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:------------------------- اْلآيَاتُ خَرَزَاتٌ مَنْظُوْمَاتٌ فِيْ سِلْكٍ، فَإِنْ يُقْطَعِ السِّلْكُ؛ يَتْبَعْ بَعْضُهَا بَعْضًا. --------------------“Tanda-tanda (Kiamat) bagaikan mutiara yang terangkai di dalam seutas benang, jika benang itu diputus, maka sebagiannya akan mengikuti sebagian yang lain (dengan cepat).” ------------------------------------------- kejadian yang mengiringi kiamat (hancurnya alam semesta ini) dan ini dianggap tidak biasa.----------------------- Dari berbagai hadis, disebutkan sebagai berikut (mengenai urutannya adalah ijtihad para ulama yang diambil secara acak dari berbagai riwayat).------------------- إِنَّ السَّاعَةَ لاَ تَكُوْنُ حَتَّى تَكُوْنَ عَشْرُ آيَاتٍ: خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ، وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ، وَخَسْفٌ فِي جَزِيْرَةِ الْعَرَبِ، وَالدُّخَانُ، وَالدَّجَّالُ، ودَابَّةٌ، وَيَأْجُوْجُ وَمَأْجُوْجُ، وَطُلُوْعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا، وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَنٍ تَرْحَلُ النَّاسَ، وَنُزُوْلُ عِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ ------------------------“Hari Kiamat tidak akan terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda: penenggelaman permukaan bumi di timur, penenggelaman permukaan bumi di barat, penenggelaman permukaan bumi di Jazirah Arab, keluarnya asap, keluarnya Dajjal, keluarnya binatang besar, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari barat, dan api yang keluar dari dasar bumi ‘Adn yang menggiring manusia, serta turunnya Isa bin Maryam alaihissallam.” (Muslim).-------------------------------- Ini ada riwayat lainnya dengan susunan yang agak beda;-------------------------- لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكُونَ عَشْرُ آيَاتٍ طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَالدَّجَّالُ وَالدُّخَانُ وَالدَّابَّةُ وَيَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَخُرُوجُ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَثَلاَثُ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَنِ أَبْيَنَ ------------------“Tidaklah hari kiamat terjadi hingga hadirnya 10 tandanya, yakni terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya (barat), munculnya Dajjal, awan, dabbah, Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya Isa bin Maryam, terjadinya tiga gerhana: gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di negeri Arab, serta api yang keluar dari dalam Qar ‘Adn Abyan.” (Ibnu Majah).

July 20, 2020 admin 5

“Ten the light”…… Tahun kembar 2020, 1441 (14 mirror 14) Kitab "Akhbaruz Zaman", Hal: 365  Li Syaikh Ibrahim bin Saluqiyah Radhiyallahu 'anhu, ---------- untaian mutiara [...]

meniru tradisi KAFIR .. TASYABUH KAFIR .... tradisi-tradisi orang musyrik kafir yang banyak ditiru oleh umat islam saat ini adalah : 1. Perayaan Tahun Baru 2. Perayaan Valentine Day (Hari perzinaan bebas) 3. April MOP 4. Perayaan Ulang Tahun 5. Perayaan Maulid Nabi dll 6. Bahkan ada yang Merayakan Natal paskah dsb. 7. Perayaan-perayaan lainnya yang tidak dicontohkan Nabi seperti tahlilan, haul, ruwatan dsb (meniru umat hindu). ----- “Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti jalan generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.” Lalu ada yang menanyakan pada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Apakah mereka itu mengikuti seperti Persia dan Romawi?” Beliau menjawab, “Selain mereka, lantas siapa lagi?“ (HR. Bukhari no. 7319) ------- perlu diperhatikan bahwa ada syarat bolehnya tasyabbuh dengan orang kafir: --------------------- 1- Yang ditiru bukan syi’ar agama orang kafir dan bukan menjadi kekhususan mereka. 2- Yang diserupai bukanlah perkara yang menjadi syari’at mereka. Seperti dalam syari’at dahulu dalam rangka penghormatan, maka disyari’atkan sujud. Namun dalam Islam telah dilarang. 3- Syari’at menjelaskan bolehnya bersesuaian dalam perbuatan tersebut, namun khusus untuk amalan tersebut saja. Seperti misalnya dahulu Yahudi melaksanakan puasa Asyura, umat Islam pun melaksanakan puasa yang sama. Namun juga diselisihi dengan menambahkan puasa pada hari kesembilan dari bulan Muharram. 4- Menyerupai orang kafir di sini tidak sampai membuat kita menyelisihi ajaran Islam. Misalnya, orang kafir sekarang berjenggot. Itu bukan berarti umat Islam harus mencukur jenggot supaya berbeda dengan orang kafir karena memelihara jenggot sudah menjadi perintah bagi pria muslim. 5- Menyerupai orang kafir di sini bukan dalam perayaan mereka. Misalnya, orang kafir merayakan kelahiran Isa (dalam natal), maka bukan berarti kita pun harus merayakan kelahiran Nabi Muhammad (dalam Maulid Nabi). Jadi tidak boleh tasyabbuh dalam hal perayaan orang kafir. 6- Tasyabbuh hanya boleh dalam keadaan hajat yang dibutuhkan, tidak boleh lebih dari itu.

January 4, 2018 admin 4

meniru tradisi KAFIR ... TASYABUH KAFIR .... tradisi-tradisi orang musyrik kafir yang banyak ditiru oleh umat islam TASYABUH KAFIR  contohnya  adalah : 1. Perayaan Tahun [...]